September 17, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Kasihan Banget, Begini Cara Merawat Bayi Positif Corona di Hong Kong

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Ada banyak keluhan dari orang tua di Hong Kong bahwa mereka telah dipisahkan dari anak-anak mereka, bahkan bayi diikat ke tempat tidur untuk mencegah mereka bergerak.

Sebuah pengungkapan mengejutkan telah keluar dari Hong Kong mengenai perlakuan Daerah Administratif Khusus terhadap keluarga di bawah tindakan anti-Coronavirus yang ketat.

Seperti laporan dikutip dari World of Buzz telah muncul mengenai perlakuan kejamnya terhadap keluarga, terutama anak-anak di mana otoritas kesehatan kota secara fisik menahan bayi di tempat tidur di bangsal isolasi Covid-19 serta memisahkan bayi dari ibunya.

Namun, otoritas kesehatan Hong Kong telah membela langkah-langkah ini dengan mengatakan bahwa hal itu diperlukan untuk menahan penyebaran Covid-19.

Di dalam kota, siapa pun yang dites positif terkena virus akan segera dibawa ke bangsal isolasi, terlepas dari apakah mereka bergejala atau tanpa gejala. Selanjutnya, siapa pun yang dianggap dekat dengan pasien positif akan dikirim ke kamp karantina pemerintah wajib.

Tampaknya SOP Covid-19 sangat ekstrim di Hong Kong sehingga beberapa orang tua mengklaim bahwa mereka telah dipisahkan dari anak-anak mereka dan diperintahkan untuk tidak menyusui bayi. Lebih buruk lagi, bayi, termasuk bayi diikat di tempat tidur agar tidak bergerak.

Otoritas Rumah Sakit Hong Kong dalam sebuah pernyataan pada Rabu (17 Maret 2021) mengonfirmasi praktik ini tetapi mengklaim akan mendapat persetujuan dari orang tua terlebih dahulu sebelum melakukannya.

“Secara umum, rumah sakit hanya akan mempertimbangkan penerapan pengekangan fisik pada pasien anak untuk keselamatan dan kesejahteraan pasien,” begitulah pernyataan dari rumah sakit tersebut.

“Persetujuan yang tepat dan sebelumnya akan diminta dari orang tua atau wali,” lanjutnya.

Otoritas Rumah Sakit juga mengklaim bahwa mereka masih mengizinkan orang tua untuk menemani anak-anak mereka yang berada di bangsal isolasi mengingat hasil tes orang tua negatif untuk Covid-19. []

Advertisement
Advertisement