December 9, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Kasus Bunuh Diri Meningkat, Dipimpin Seorang Menteri Kesepian, Jepang Bentuk Kementrian Kesepian

1 min read
Tetsushi Sakamoto, the newly appointed state minister to deal with loneliness, responds to Diet questions in January. (Kotaro Ebara-asahi.com)

Tetsushi Sakamoto, the newly appointed state minister to deal with loneliness, responds to Diet questions in January. (Kotaro Ebara-asahi.com)

-

HONG KONG – Akibat adanya pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, banyak orang di seluruh dunia menderita, baik secara fisik maupun mental. Sementara itu, di Jepang diketahui kasus bunuh diri meningkat seiring pandemi yang belum berhenti.

Mengatasi hal tersebut, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga telah menunjuk menteri revitalisasi regional Tetsushi Sakamoto untuk mengambil peran paruh waktu lainnya.

Dilansir dari World of Buzz, Jumat (19/02/2021), Sakamoto akan menjadi Menteri Kesepian yang berfungsi untuk mengatasi kesepian dan isolasi yang menjadi semakin umum selama pandemi ini.

Penunjukan ini konon diberlakukan setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa jumlah kasus bunuh diri di Jepang meningkat selama setahun terakhir, terutama pada wanita dan kaum muda.

Peneliti beralasan hal ini dikarenakan perempuan cenderung lebih banyak bekerja di sektor retail dan jasa, sehingga hal ini menyebabkan mereka kehilangan pekerjaan selama pandemi.

Dari laporan CGTN yang dikutip pada Jumat (19/02/2021), lonjakan tersebut terjadi pada paruh kedua tahun ini dengan Oktober mengumpulkan jumlah kematian terbanyak (2.153) dalam satu bulan dalam rentang waktu lima tahun. Jika dibandingkan dengan Oktober 2019, jumlah wanita bunuh diri naik 82,6 persen.

Pemerintah Jepang sekarang mengambil langkah aktif untuk membantu mengekang lonjakan kasus bunuh diri ini. Mereka melakukannya dengan memperluas layanan konsultasi dan memperkenalkan organisasi pendukung kepada mereka yang membutuhkan. []

Advertisement
Advertisement