Majikan Perempuan Disuruh Ganti Suami Gegara ” Rewel”
1 min read
HONG KONG – Seorang ibu di Hong Kong menuai kecaman daring setelah mempertanyakan apakah asisten rumah tangganya boleh mengenakan celana pendek saat bekerja di rumah di tengah cuaca panas yang melanda akhir-akhir ini.
Wanita itu mengangkat isu tersebut di sebuah grup media sosial untuk para pemberi kerja pekerja rumah tangga asing, menulis: “Pertanyaan serius: Apakah menjadi masalah jika pekerja rumah tangga mengenakan celana pendek di rumah? Ada satu pria, satu wanita, dan satu anak di rumah tangga tersebut. Pekerja rumah tangga itu berusia dua puluhan.”
Unggahan tersebut dengan cepat menjadi viral, dengan banyak netizen menuduh ibu tersebut tidak masuk akal karena suhu terus melonjak di seluruh kota.
Beberapa komentator berpendapat bahwa usia pengasuh, dan bukan pakaiannya, adalah kekhawatiran sebenarnya dari sang ibu.
“Jika Anda khawatir tentang celana pendek, ganti saja suami Anda,” tulis seorang pengguna.
Yang lain mengatakan pertanyaan itu mencerminkan kurangnya kepercayaan pada pasangannya, bukan masalah dengan pakaian asisten rumah tangga tersebut.
Sementara beberapa pengguna menyarankan agar perusahaan menyediakan seragam atau menetapkan pedoman berpakaian, yang lain mengatakan satu-satunya yang perlu diperhatikan adalah apakah celana pendek tersebut terlalu terbuka.
Perdebatan ini muncul setelah Observatorium Hong Kong memperingatkan bahwa suhu di beberapa bagian New Territories dapat naik hingga 37 derajat Celcius pada hari Jumat (5 Juni), dan kondisi panas ekstrem diperkirakan akan berlanjut. []
Sumber The Standard HK
