July 3, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Masjid Jamia di Shelley Street Central Dikukuhkan Menjadi Monumen Budaya Hong Kong

1 min read
Masjid Jamia di Shelley Street Central (Kolase Foto HK Gov)

Masjid Jamia di Shelley Street Central (Kolase Foto HK Gov)

HONG KONG – Hong Kong mengumumkan pernyataan telah menjadikan tiga bangunan tua di beberapa wilayah Hong Kong dengan status monumen budaya pada Jumat (20/05/2022) hari ini.

Salah satu dari ketiga bangunan tua tersebut adalah Masjid Jamia yang berlokasi di Shelley Street di Central dibangun sekitar tahun 1915.

Masjid tersebut memiliki fitur seperti menara yang dimahkotai oleh kubah dan dihiasi dengan finial, serta lengkungan multifoil runcing di serambi dan pintu masuk.

“Masjid Jamia memiliki sejarah yang signifikan karena telah menyaksikan pertumbuhan komunitas Muslim di Hong Kong,” jelas sumber Pemerintah Hong Kong melalui siaran pers yang sampai ke ApakabarOnline.com hari ini, Jumat (20/05/2022).

Hingga saat ini, tempat ibadah tersebut tetap digunakan sebagai tempat ibadah, sekaligus pertemuan penting bagi umat Islam setempat. Selain Masjid Jamia, Balai Kota dan Lui Seng Chun di Mong Kok juga dinyatakan sebagai monumen kota tersebut.

Balai Kota yang berlokasi di Edinburgh Place dibuka pada 1962. Bangunan ini adalah kompleks budaya serbaguna pertama yang dibuka untuk masyarakat Hong Kong.

Sementara itu, Lui Seng Chun adalah tong lau empat lantai atau bangunan bergaya China, yang dibangun pada 1931 oleh Lui Leung, salah satu pendiri KMB. Keluarga tersebut menyumbangkan bangunan tersebut kepada pemerintah pada 2003 untuk pelestarian, yang sejak itu direvitalisasi sebagai pusat pengobatan dan perawatan kesehatan China. []

Foto Kredit Hong Kong Government. Klik Gambar untuk memperbesar

 

Advertisement
Advertisement