October 7, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Mendengar Suara “Erangan” Tengah Malam, Seorang PRT Asing di Emerald Hill Mengaku Terganggu

2 min read

HONG KONG – Bertempat tinggal di kawasan hunian padat, tentu memerlukan toleransi yang lebih tinggi dibanding bertempat tinggal di kawasan yang berjarak lebar. Keributan sebuah rumah, suara gaduh, hingar bingar didalam sebuah rumah, tidak sekali dua kali menjadi awal dari konflik dengan tetangga.

Hal tersebut rupanya juga terjadi di kawasan Emereld Hill Singapura sejak beberapa bulan yang lalu hingga sekarang.

Dikutip ApakabarOnline dari beberapa tayangan media Singapura, seorang PRT asing yang bertempat tinggal di dekat rumah sumber keributan tersebut menjadi triger sampai akhirnya warga sekitar satu persatu berani bersuara.

Dituturkan ke beberapa jurnalis yang mewawancarai PRT asing berusia 39 tahun yang tidak disebut jatidirinya, PRT tersebut merasa sangat terganggu dengan keributan pesta yang hampir setiap akhir pekan selalu di gelar di sebuah rumah mewah kawasan Emerald Hill nomor 81, Emerald Hill Road.

Puncaknya, PRT asing tersebut benqar-benar tidak bisa mentoleransi lagi kegaduhan ditempat itu setelah pada suatu malam akhir bulan Juli, dia mendengar juara desahan melengking berulang-ulang diikuti dengan suara berdebug.

Penasaran, dengan suara tersebut, akhirnya dia keluar rumah melihat dari balkoni lantai atas.

Betapa terkejutnya dia, melihat persis dibawah jendela kamarnya, ada beberapa pasangan yang sedang melakukan aktifitas hoho hihe bersama-sama.

Tak suka dan terganggu dengan aksi tersebut, si PRT asing spontan langsung menyalakan lampu balkon hingga mereka yang sedang pesta hoho hihe.

Menyalanya lampu tersebut kemudian menyulut konflik dengan pengelola bangunan rumah mewah lantaran disebut mengganggu aktifitas privat mereka yang sebelumnya hanya dicahayai lampu taman yang remang-remang.

Konflik tersebut akhirnya menyebar dan satu persatu tetangga memberikan dukungan pada PRT asing tersebut.

Bahkan para tetangga melaporkan aktifitas di rumah mewah itu ke Polisi.

Hasil penelusuran sementara, ternyata rumah tersebut telah berganti fungsi, bukan sebagai tempat tinggal lagi, melainkan disewakan menjadi tempat pesta dengan daya tampung antara 100-150 orang.

Para tetangga sekitar mengaku tidak mengetahui alih fungsi bangunan tersebut. Begitu mengetahui kabar alih fungsi, hampir seluruh orang di lingkungan Emerald Hill secara kolektif menyatakan penolakannya dan sama-sama melaporkan ke Polisi. []

Advertisement
Advertisement