June 25, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Mengerikan, Seorang PMI Lakukan Aksi Bakar Diri Diduga Untuk Membunuh Sesama PMI

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

SABAH – Insiden berdarah yang merenggut nyawa kembali terjadi ditengah-tengah pekerja migran Indonesia. Kali ini dua orang PMI kehilangan nyawa setelah si jago merah melalap raga keduanya.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Ladang Ribu Bonus Estate, distrik Beluran, Sabah Malaysia pada Minggu (18/04/2021) kemarin.

Seorang PMI yang diduga memicu kebakaran yang menewaskan seorang rekannya, telah meninggal dunia. PMI itu meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit karena mengalami luka bakar parah.

Dilansir media lokal Malaysia, The Star, Selasa (20/04/2021), pria PMI berusia 34 tahun yang tidak disebut identitasnya itu, meninggal dunia di Duchess of Kent Hospital di Sandakan, Malaysia, pada Senin (19/04/2021) sore, pukul 17.30 waktu setempat.

Inspektur Kasim Musa dari Kepolisian Beluran menyebut TKI itu menjadi tersangka kasus pembunuhan rekannya yang tewas dalam kebakaran.

Kasim menyebutkan pria itu dalam kondisi kritis akibat luka bakar parah yang dideritanya. Dia sebelumnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Beluran dan dipindahkan ke Duchess of Kent Hospital, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kasim menuturkan pihak kepolisian setempat masih berupaya menyelidiki insiden yang membuat pria itu melakukan aksi pembakaran. Aksi pembakaran ini menyebabkan seorang rekannya yang berusia 26 tahun meninggal dunia.

Motif di balik aksi pembakaran disebut belum diketahui secara pasti. Meski demikian Kasim menyatakan kepolisian meyakini tersangka memiliki kaitan dengan korban tewas.

Dalam kasus ini, tersangka diduga menuangkan bensin di ruang tamu di dalam rumah. Selanjutnya tersangka membakar ruangan itu saat dirinya dan rekannya sama-sama berada di dalamnya.

Kepolisian menyebut istri rekan tersangka yang menyaksikan insiden itu dan berhasil keluar rumah untuk meminta pertolongan.

Namun, tersangka dan korban, mengalami luka bakar sangat parah. Korban dinyatakan meninggal di rumah sakit sekitar 12 jam usai kebakaran tersebut.

Identitas tersangka maupun korban belum dirilis kepolisian setempat. Pihak kepolisian menyelidiki kasus ini sebagai kasus pembunuhan. []

Advertisement
Advertisement