October 26, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Merasa Tak Bisa Membahagiakan Istri yang Menjadi PMI, Seorang Pria di Blitar Nekat Bunuh Diri

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

BLITAR – Dalam durasi waktu yang belum terlalu lama, sudah dua kejadian aksi bunuh diri yang menggunakan kata kunci suami pekerja migran. Sebelumnya, di Kecamatan berbeda, seorang pria warga Blitar nekat bunuh diri setelah bersitegang dengan istrinya melalui smartphone.

Terkini, masih di Wilayah Blitar, di Kecamatan Ponggok, seorang pria melakukan aksi bunuh diri juga. Adalah Suroso (56) pelakunya.

Aksi bunuh diri yang dilakukan Suroso kali pertama diketahui oleh Yunani, tetangga Suroso. Saat itu pada Senin (12/04/2021) sekira pukul 08:30, Yunani membuka pintu rumah korban, karena sejak pagi korban tidak keluar rumah.

Tertekan Sikap Istri, Suami PMI Asal Blitar Bunuh Diri

Setelah dibuka, ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di kamar tidur. “Saat ditemukan, mulut korban mengeluarkan busa. Warga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponggok,” kata Kapolsek Ponggok.

Petugas yang mendapatkan laporan kemudian mendatangi lokasi bersama tim identifikasi Polser Blitar Kota, lalu melakukan evakuasi dan di lakukan visum.

Tak Tahan Diuring-Uring Istri yang di Hong Kong, Pria di Blitar Nekat Gantung Diri

“Dari hasil pemeriksaan petugas, di tubuh korban, tidak di temukan tanda tanda kekerasan maupun luka, dugaan sementara meninggalnya korban akibat minum racun, ” Ujarnya

Lebih lanjut Sony menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sudah berpamitan kepada kerabat dan tetangga kalau korban akan mengakhiri hidupnya. Bahkan berpamitan kepada istrinya yang bekerja di luar negri.

Tekanan Ekonomi dan Malu Lahirkan Bayi Tanpa Suami, Antarkan Hermin Gantung Diri

“Korban pernah bercerita kepada kerabat dan tetangga kalau ada masalah dengan istrinya yang di luar negri. Korban mengaku tidak bisa membahagiakan istrinya, terus korban akan mengakhiri hidupnya,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini istri Suroso tercatat menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan. []

Advertisement
Advertisement