August 1, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

[MIMBAR KRISTEN] Kabar Gembira Untuk Semua Orang

4 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.” (Lukas 2:10-12)

 

  1. JANGAN TAKUT

Ucapan: ‘aku menjadi takut’ pertama kali diucapkan di Taman Eden (Kejadian 1:10). Adam mengucapkan kalimat ini setelah ia mengetahui dan mendengar bahwa Allah ada di dalam taman tersebut dan ia menyadari bahwa tidak ada yang dapat ia sembunyikan, karena semuanya terbuka dan telanjang di hadapan Allah. Adam bersembunyi di hadapan Allah, karena menyadari bahwa mustahil baginya dan istrinya Hawa dapat menghampiri Allah dengan yakin dan layak. Namun Allah tetap menyapa Adam dengan pertanyaan-pertanyaan yang menyentuh sampai kepada kejujurannya sebagai manusia yang sudah jatuh ke dalam dosa (Kejadian 1:11-12).

 

Sangat disayangkan, jawaban Adam bahkan Hawa tetap tidak jujur mengakui bahwa sesungguhnya ketakutkan mereka bersumber dari dosa yang telah mereka sendiri perbuat. Adam mengakui bahwa Hawalah yang menyebabkan dia berdosa, sebaliknya Hawa mengakui bahwa ciptaan lain yaitu ularlah yang menyebabkan dia berdosa. Sejak itulah karakter keberdosaan manusia tidak lagi bertanggung jawab kepada apa yang dia perbuat. Bahkan hingga saat ini pun manusia seringkali menuding sesamanya, bahkan TUHAN sebagai penyebab ketakutan (karena dosa) di dalam hidupnya. Tentu kita semua ingat dengan kisah Kain dan Habel (Kej.4:1-16), kisah manusia di jaman Nuh (Kej.6), kisah manusia di jaman Menara Babel (Kej.11), kisah manusia di jaman Sodom dan Gomora (Kej.14), dan seterusnya bahkan terus terjadi hingga di masa kita sekarang ini. Sejarah buruk masa lalu seolah terulang kembali.

 

Namun, puji syukur kepada TUHAN, ada kabar gembira. Kesukaan yang sangat besar yang dibawa oleh para Malaikat untuk semua orang yang hidup di sepanjang zaman dunia ini dan tentu juga termasuk di masa kita sekarang. Allah sudah menyediakan jalan untuk membebaskan kita dari dosa dan memulihkan kembali hubungan kita dengan Allah. Jalan itu ialah Yesus Kristus (Yohanes 14:6). Dengan demikian, tidak ada ketakutan lagi akibat hukuman dosa yang kita perbuat selama ini, jika saudara dan saya mau mempercayakan hidup kepada-Nya. Bahkan ada kepastian hidup yang kekal di dalam Yesus Kristus (Yohanes 10:28). Jadi, saudara-saudara tidak perlu lagi untuk menyembunyikan diri di hadapan TUHAN. Kejujuran dan pengakuan percaya kita bahwa Yesus adalah kebenaran, jalan dan keselamatan adalah sarana untuk memperoleh pengampunan yang telah disediakan-Nya. “Jika kita mengaku dosa kita, maka ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan Firman-Nya tidak ada di dalam kita.” (1 Yohanes 1:9-10).

 

  1. HARI INI TELAH LAHIR JURU’SLAMAT BAGIMU

Istilah ‘Juruselamat’ di dalam Alkitab selalu dikaitkan dengan dua hal. Pertama, Tentang TUHAN ALLAH itu sendiri. “AKu, Akulah TUHAN, dan tidak ada Juruselamat selain dari pada-Ku”. (Yesaya 43:11); ”Tetapi Aku adalah TUHAN, Allahmu sejak ditanah Mesir, engkau tidak mengenal allah kecuali Aku, dan tidak ada Juruselamat selain Aku” (Hosea 13:4); Allah yang Esa, Juruselamat kita” (Yudas 25). Kedua, menyangkut perlindungan keselamatan di dalam perjalanan hidup dan penebusan dosa manusia. “Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku, tempat pelarianku,

Juruselamatku, Engkau menyelamatkanku dari kekerasan” (2 samuel 22:3); Supaya seluruh umat manusia mengetahui, bahwa Aku TUHAN, adalah Juruselamatmu dan penebusmu, yang Maha Kuat, Allah Yakub” (Yesaya 49:26b).

 

Dengan demikian, maka berita Malaikat kepada semua orang bahwa ‘hari ini telah lahir Juruselamat’ adalah suatu berita gembira yang sangat menggembirakan yang melebihi semua kabar gembira di minggu-minggu menjelang perayaan Natal ini. Sekaligus meruntuhkan semua kabar-kabar yang menakutkan di sekitar kita, bahkan ketakutan yang sedang menggerogoti kehidupan iman percaya kita saat ini, untuk tidak lagi hidup di dalam pengharapan kepada-Nya. Mengapa demikian? Karena Allah sudah datang untuk membebaskan kita dari segala ketakutan dan pelanggaran kita. Allah sudah datang untuk melepaskan kita dari kekuasaan dan jerat iblis. Allah telah datang untuk menghibur kita dari ketakutan akan kematian kekal yang membinasakan. Hal itu telah menjadi nyata di dalam kelahiran Yesus Kristus yang kita rayakan di masa-masa Natal ini.

 

Siapapun saudara yang sedang mengalami kesulitan-kesulitan hidup, pengalaman yang mengecewakan dan yang menyakitkan, pencobaan keuangan atau kesulitan di tempat kerja, bahkan hubungan-hubungan yang rusak dengan keluarga dan teman-teman. Untuk semua hal ini, hari ini camkanlah apa yang Allah katakan: “…Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan…” (Lukas 2:11).

Doa dan harapan kami setiap saudara dapat mengalami ‘kesukaan besar’ di akhir tahun 2009 ini dan di dalam menyongsong tahun 2010, ada berkat TUHAN yang lebih lagi dicurahkan-Nya kepada kita semua. Tuhan meluputkan dan menjaga setiap langkah saudara dan saya di tahun-tahun mendatang. “Sebab Engkau telah meluputkan aku dari maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan” (Mazmur 56:14).

 

Akhirnya, kami mengucapkan Selamat Natal Desember 2020 dan selamat berjumpa kembali di tahun 2021. Tuhan Yesus memberkati saudara semua.

Pdt. Danny & Pdt. Mia Chand

 

 

Advertisement
Advertisement