September 18, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Penerbangan dari Filipina Dihentikan, Gaji PRT Asing di Hong Kong Tembus HKD 8.000

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Ditengah gejolak pandemi covid-19 yang tengah merebak di berbagai belahan dunia, berbagai kebijakan berkaitan dengan upaya pencegahanpun dilakukan oleh setiap negara. Hong Kong salah satunya, negara yang menerapkan kebijakan menghentikan penerbangan dari sebuah negara lain dalam rangka mengendalikan penyebaran wabah virus corona dari jalur impor.

Hari ini (19/04/2021), sebuah informasi yang cukup menghebohkan telah diumumkan. Berkaitan dengan buruknya penanganan pandemi di negara-negara tertentu menurut ukuran penanganan Hong Kong, penerbangan dari beberapa negara yang masuk kategori beresiko sangat tinggi pun terpaksa dihentikan untuk 14 hari kedepan berlaku mulai besok (20/04/2021).

Menyebarnya informasi penghentian penerbangan tersebut menjadi isu yang hangat dibicarakan, lantaran berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan jasa PRT asing untuk warga Hong Kong yang selama ini tengah menanti-nantikan.

Beberapa kalangan seperti kalangan agency penyalur serta kalangan majikan menyesalkan keputusan tersebut lantaran diambil tanpa mengajak mereka berbicara. Mereka hanya mendapatkan surat pemberitahuan saja.

Bagi kalangan agency dan majikan, penghentian sementara penerbangan yang berakibat pada penundaan kedatangan PRT asing yang telah masuk jadwal penerbangan tentu berpengaruh ke serentetan hal lainnya. Minimal berpengaruh pada jadwal penyewaan kamar hotel untuk karantina sekaligus biaya yang telah dibayarkan untuk karantina.

Sementara disisi lain, Sekretaris Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Dr. Law Chi-kwong mengakui, imbas dari tersendatnya pengadaan jasa PRT asing selama ini telah membuat gaji PRT asing di Hong Kong mengalami kenaikan antara 5-10% awalnya dari basic salary yang ditentukan undang-undang sebesar HKD 4.630.

Dalam perjalanannya, seiring dengan berkurangnya jumlah PRT asing lantaran banyak diantara mereka yang memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak kerja kemudian pulang ke kampung halamannya untuk seterusnya, kelangkaan tenaga PRT asing bertambah lagi. Hal ini bahkan disinyalir telah membuat posisi tawar gaji PRT asing naik hingga 20% atau menjadi HKD 5.500.

Teori ekonomi permintaan lebih tinggi dibanding ketersediaan barang atau jasa benar-benar telah berlaku selama ini.

Hal tersebut bahkan membuat banyak warga Hong Kong mulai membuat penawaran gaji untuk PRT asing hingga HKD 8.000 agar mereka memiliki peluang lebih untuk bisa mendapatkan jasa PRT asing dalam waktu segera.

Adanya tawaran tersebut disampaikan oleh Ketua Partai Demokrat Baru Ye Liu Shuyi dalam wawancara dengan HK01 hari ini (19/04/2021).

Liu mengatakan, situasi sedang berada dalam kesulitan, sehingga tidak ada pilihan selain mengikuti alur yang sedang terjadi.

Penghentian penerbangan dari beberapa negara yang masuk kategori sangat beresiko, salah satunya Filipina diharapkan akan dapat memutus rantai penularan virus corona varian baru.

Namun hal tersebut tidak akan efektif jika di negara negara yang berstatus beresiko sangat tinggi seperti Filipina, India dan beberapa negara lainnya tidak dengan proaktif melakukan upaya lebih.

Disisi lain, upaya vaksinasi sebagai benteng untuk PRT asing yang akan berangkat ke Hong Kong terpantau belum dilakukan dinegara asal PRT asing, khususnya Filipina. []

 

Advertisement
Advertisement