October 27, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Ratusan PMI yang Mau Terbang Diminta Bijak Mengelola Penghasilan

2 min read

JAKARTA – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar melepas penempatan 271 Pekerja Migran Indonesia melalui program Government to Government (G to G) ke Korea Selatan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar), Depok, Senin (26/10/2026).

Dalam arahannya, Wamen Dzulfikar mengingatkan para Pekerja Migran bahwa keberangkatan mereka tidak hanya membawa cita-cita pribadi, tetapi juga harapan keluarga dan bangsa Indonesia. Karena itu, kesempatan bekerja di luar negeri harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

“Harapan besar dari bangsa Indonesia itu ada di pundak dan di dada adik-adik sekalian,” ujar Dzulfikar.

Ia menjelaskan, Indonesia saat ini memiliki jumlah penduduk usia produktif yang besar. Menurut dia, pengalaman Korea Selatan dalam memanfaatkan bonus demografi dapat menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dzulfikar berharap para Pekerja Migran dapat menyerap ilmu, keterampilan, dan pengalaman selama bekerja di Korea Selatan. Pengetahuan yang diperoleh tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan kemajuan Indonesia setelah mereka kembali ke Tanah Air.

“Ambil ilmu yang ada, dapat di Korea Selatan itu, dan kembali ke Indonesia membangun bangsa kita ini, menyelamatkan masa depan Indonesia,” tuturnya.

Selain menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri, Dzulfikar mengingatkan para Pekerja Migran agar memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan di negara penempatan.

Menurut dia, bekerja di luar negeri merupakan proses pembelajaran yang dapat membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai situasi.

Ia menegaskan, keberhasilan membutuhkan proses dan ketekunan. Karena itu, para Pekerja Migran diharapkan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, melainkan terus berusaha beradaptasi dan menjalankan tanggung jawab secara profesional.

Dzulfikar juga mendorong para Pekerja Migran muda untuk menjadi generasi yang mampu menghadapi perubahan dan mengambil peran dalam menentukan masa depan bangsa.

“Saya sangat berkeyakinan bahwa peserta G to G ataupun yang hari ini menuju ke Korea Selatan adalah calon leader-leader masa depan Indonesia nanti,” katanya.

Pesan untuk Mengelola Penghasilan
Selain pengembangan keterampilan dan karakter, Dzulfikar berpesan agar para Pekerja Migran mengelola penghasilan secara bijak selama bekerja di Korea Selatan.

Ia mengingatkan mereka untuk tidak melupakan keluarga yang senantiasa menantikan keberhasilan mereka. Penghasilan yang diperoleh dari bekerja di luar negeri diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mempersiapkan masa depan.

Melalui program G to G ke Korea Selatan ini, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) berharap para Pekerja Migran dapat bekerja secara profesional, memanfaatkan pengalaman di luar negeri untuk meningkatkan kualitas diri, serta menjadi SDM unggul yang turut mendorong kemajuan Indonesia. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply