January 28, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Ratusan Tempat Ibadah Ditutup, Beijing Larang Perayaan Imlek di Tengah Pandemi

1 min read
Prime Banner

HONG KONG – Pemerintah Kota Beijing secara resmi menutup sementara 155 unit tempat ibadah sejak Jumat (08/01/2021) kemarin dan melarang perayaan Imlek berskala besar untuk menghindari munculnya gelombang baru pandemi COVID-19.

Sejauh ini tidak ada kasus positif COVID-19 ditemukan di tempat-tempat ibadah, demikian pernyataan Komisi Urusan Etnik dan Agama Pemkot Beijing dikutip media setempat, Sabtu (09/01/2021).

Pemerintah Ibu Kota Tiongkok itu juga memastikan tidak satu pun dari 840 staf pengurus agama yang terpapar COVID-19.

Pemerintah kota akan melakukan investigasi secara khusus aktivitas ilegal beberapa kelompok agama di wilayah pinggiran untuk menghindari merebaknya wabah COVID-19 menyusul ditemukannya kasus sporadis di Provinsi Hebei yang bertetangga dengan Beijing.

Dianggap Bisa Memicu Penularan, Gathering Family di Rumah Tangga Sedang Dikaji Akan Dilarang di Hong Kong

Otoritas setempat juga mengumumkan larangan perayaan berskala besar Tahun Baru Imlek yang berlaku mulai bulan ini guna menghindari merebaknya wabah baru, khususnya di wilayah pinggiran yang berbatasan dengan Hebei.

Warga juga dianjurkan tidak menggelar pesta pernikahan, upacara pemakaman, dan aktivitas lain yang mengundang banyak orang. []

Advertisement
Advertisement