December 2, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Saat Berusia Dua Bulan, Chen Diguncang Kepalanya Oleh PRT Asing yang Mengasuhnya, 25 Tahun Kemudian Begini Kondisinya

2 min read
Prime Banner

HONG KONG – Bekerja mengasuh bayi, tidak cukup hanya berbekal niat dan etos kerja saja. Pengetahuan yang memadahi berikut perasaan bisa menerima dan menyukai apa yang dikerjakan, seringkali menjadi dua hal yang mutlak diperlukan. Jika keduanya tidak dimiliki, profesi menjaga bayi, seringkali berakhir dengan sesuatu yang meninggalkan bekas luka yang tak terlupakan.

Seperti yang dialami antara Chen (25) dengan seorang PRT Asing yang pada duapuluh lima tahun silam bekerja di rumahnya untuk menjaga dirinya.

Menukil Oriental Daily, PRT asing tersebut dikontrak oleh kedua orang tua Chen untuk menjaga dia sejak sebelum hari kelahirannya. Namun, entah kenapa, saat Chen berusia dua bulan, terjadi insiden kekerasan yang dilakukan oleh PRT Asing tersebut terhadap Chen. Chen diguncang kepalanya hingga membuat bola otak Chen mengalami cidera, terjadi pendarahan didalam otaknya.

Dokter yang merawat Chen pada saat itu mengatakan sebuah mukjizat saat sebulan kemudian, Chen selamat dan tetap bisa tumbuh seperti bayi lainnya. Namun dokter juga menyatakan, bahwa karena pendarahan tersebut, Chen mengalami gangguan syaraf permanen. “Syndrome Shaking Baby”, begitu dokter menyebutnya. Diluar kesadarannya, tubuh Chen akan bergerak atau bergetar dengan sendirinya. Gangguan tersebut tidak bisa hilang sampai dewasa.

Selain itu, Chen juga mengalami gangguan pada mata kirinya. Penglihatan Chen hilang hingga usianya dewasa, baru bisa dilakukan upaya medis untuk memperbaiki penghilatan Chen. Tentu saja, selama sejak bayi hingga dewasa saat mata Chen mendapatkan tindakan medis, Chen selalu hidup dibawah pengawasan dokter. Tak terhitung biaya yang dihabiskan untuk perawatan Chen.

Namun lagi-lagi Chen menyebutnya mukjizat. Dia bisa menyelesaikan studinya hingga tingkat perguruan tinggi di National University of Singapore jurusan Manajemen dan berhasil menyelesaikannya dengan predikat cumlaude.

Kini, dengan bekal kemampuan dan kerja kerasnya, Chen menjadi seorang ilmuwan, sekaligus pebisnis muda dengan prestasi gemilang. Dengan pendapatan rata-rata HKD 10o ribu, selain menjadi pebisnis muda, Chen juga mendedikasikan hidup dan hasil kerjanya untuk anak-anak dari kalangan tidak mampu. []

Advertisement