Supaya Semakin Banyak Lulusan SMK yang Menjadi PMI, di Jatim, Infonya Disosialisasikan Melalui Semua Bus Trans Jatim
2 min read
SURABAYA – Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur terus memperkuat strategi penyebarluasan informasi Program SMK Go Global guna meningkatkan pemahaman dan animo masyarakat untuk mengikuti program penyiapan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang memiliki kompetensi dan daya saing global.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, BP3MI Jawa Timur bersinergi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Trans Jatim melalui pemanfaatan media mobile videotron berjalan yang terdapat pada armada Bus Trans Jatim selama periode 24 Agustus s.d. 5 September 2026.
Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas jangkauan informasi program hingga ke berbagai lapisan masyarakat di wilayah Jawa Timur.
Trans Jatim saat ini melayani sejumlah koridor yang menghubungkan kawasan strategis di Jawa Timur, antara lain Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Wilayah-wilayah tersebut merupakan kawasan penyangga aktivitas ekonomi Jawa Timur dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, sehingga pemanfaatan media informasi pada armada Trans Jatim dinilai efektif untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Selain koridor tersebut, layanan Trans Jatim juga hadir di kawasan Malang Raya, yang menjangkau wilayah Kota Malang dan Kabupaten Malang. Keberadaan layanan transportasi publik di berbagai wilayah tersebut memberikan ruang bagi BP3MI Jawa Timur untuk menghadirkan informasi Program SMK Go Global secara lebih dekat dengan masyarakat.
Ketua Tim Humas dan Publikasi BP3MI Jawa Timur, Saraswati Putri, menyampaikan bahwa pemanfaatan mobile videotron pada armada Trans Jatim merupakan bagian dari strategi komunikasi publik BP3MI Jawa Timur untuk memastikan informasi mengenai peluang dan program bekerja ke luar negeri dapat diketahui oleh masyarakat secara lebih luas.
“Kami ingin informasi mengenai Program SMK Go Global tidak hanya berhenti pada kanal-kanal informasi milik pemerintah, tetapi juga hadir di ruang publik yang setiap hari digunakan oleh masyarakat. Pemanfaatan mobile videotron pada armada Trans Jatim menjadi salah satu upaya kami untuk mendekatkan informasi program kepada masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur,” ujar Saraswati.
Menurutnya, penyebarluasan informasi melalui berbagai kanal menjadi penting untuk meningkatkan animo masyarakat, khususnya generasi muda, agar mengetahui adanya Program SMK Go Global serta memahami peluang untuk meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja global.
“Komitmen kami adalah memperluas jangkauan komunikasi publik agar semakin banyak masyarakat Jawa Timur yang mengetahui Program SMK Go Global. Harapannya, semakin luas informasi yang diterima masyarakat, semakin tinggi pula animo untuk mengikuti program ini dan mempersiapkan diri dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja internasional,” tambahnya.
Pemanfaatan media luar ruang melalui mobile videotron Trans Jatim melengkapi berbagai upaya publikasi yang dilakukan BP3MI Jawa Timur, selain di media sosial, media massa, sosialisasi, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen BP3MI Jawa Timur dalam membangun komunikasi publik yang inklusif dan menjangkau masyarakat hingga ke berbagai daerah. Melalui sinergi lintas sektor bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Trans Jatim, informasi Program SMK Go Global diharapkan dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat Jawa Timur sebagai salah satu akses untuk memperoleh informasi mengenai pengembangan kompetensi dan peluang kerja luar negeri yang aman dan prosedural. []
