November 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Tidak Ringan, Begini Akibat yang Ditimbulkan Saat Vonis Hukuman Mati Untuk PMI Dijatuhkan

1 min read
-

JAKARTA – Seorang perempuan pekerja migran yang mengalami hukuman penjara, dipastikan mengalami dampak kesehatan fisik dan fsikis.

Terlebih bagi yang baru pertama kali masuk penjara. Bahkan terpidana perempuan yang mendapat vonis hingga hukuman mati.

Hal ini, sangat besar dampak psikologisnya pada terpidana dan keluarganya.

Saat menunggu kepastian hukuman-pun seorang terpidana menjadi beban kekhawatiran yang signifikan. Bahkan tak jarang yang melakukan bunuh diri.

Sebagaimana dikutip dari akun Twitter @KomnasPerempuan

Berikut beberapa dampak bagi seorang terpidana perempuan yang mendapat hukuman mati:

  1. Tekanan psikis membuat terpidana berupaya bunuh diri
  2. Beberapa terpidana di luar negeri ditempatkan di sel isolasi dan di hukum cambuk
  3. Ditinggal dan diceraikan suaminya, hingga dianggap “mati” oleh keluarganya
  4. Sakit stroke karena hidup dalam kecemasan terus menerus
  5. Mengalami penyiksaan karena menunggu eksekusi atau tetap dalam ketidakpastian.

 

Adapun dampak bagi keluarga terpidana pekerja migran, yaitu:

  1. Trauma terhadap media, karena pemberitaan terkait keluarganya
  2. Stigma dan tekanan sosial
  3. Gangguan kesehatan mental hingga upaya bunuh diri sebab keluarga merasa bersalah
  4. Anak (terpidana) menjadi pembenci terhadap bangsa atau negara tertentu. Karena dianggap bertanggungjawab terhadap eksekusi ibunya
  5. Terkadi perceraian, kekerasaan dan ketidak harmonisan dalam keluarga, karena saling menyalahkan
  6. Terjadi kemiskinan baru, karena hilangnya sumber penghidupan/ekonomi keluarga
  7. Anak tidak mengenali atau dibuat lupa, karena ibunya bekerja diluar negeri, sejak anaknya masih kecil. Hingga ibunya menjadi terpidana mati. []
Advertisement
Advertisement