Visa Bisa Tidak Diperpanjang, Komisi Pengawasan Data Pribadi Hong Kong Mendesak Melaporkan Penyalah Gunaan Data Oleh PRT Asing
1 min read
HONG KONG – Komisioner Privasi Ada Chung Lai-ling mendesak para pemberi kerja untuk memberi tahu pihak berwenang tentang pekerja rumah tangga yang secara ilegal menggunakan informasi pribadi mereka untuk mendapatkan pinjaman, guna membantu peninjauan visa di masa mendatang.
Saran ini disampaikan setelah lembaga pengawas menerima 21 pertanyaan dan keluhan terkait pada paruh pertama tahun ini, meningkat dari 15 pada tahun sebelumnya.
Berbicara dalam sebuah program radio kemarin (26/08/2026), Chung mengatakan bahwa tiga pekerja rumah tangga baru-baru ini diberi surat peringatan karena memberikan detail majikan kepada rentenir. Dalam satu kasus, seorang majikan menerima panggilan penagihan dari empat rentenir berbeda dalam satu hari.
Sementara itu, anggota parlemen Partai Rakyat Baru, Judy Chan Kapui, mengkritik surat peringatan tersebut karena dianggap kurang memiliki efek jera, dan menyerukan kepada lembaga pengawas privasi, Departemen Imigrasi, dan Departemen Tenaga Kerja untuk meningkatkan pertukaran informasi.
Chan mencatat bahwa aturan baru yang melarang pemberi pinjaman berlisensi untuk mewajibkan penggunaan penjamin, bersama dengan peraturan yang mencegah lembaga lokal berkolaborasi dengan pemberi pinjaman luar negeri, seharusnya membantu mengurangi penyalahgunaan data.
Chung menyarankan para pengusaha yang terdampak untuk melaporkan pelanggaran tersebut kepada Departemen Imigrasi agar catatan dapat digunakan untuk permohonan visa di masa mendatang, dan mendapatkan bukti pemutusan kontrak untuk diserahkan kepada pemberi pinjaman uang. []
