October 27, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Waspada! Puncak Wabah Flu Hong Kong Diprediksi Berlanjut Sampai November 2026

3 min read

HONG KONG – Otoritas kesehatan Hong Kong memperingatkan bahwa musim flu musim panas tahun ini jauh lebih panjang dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Kepala Centre for Health Protection (CHP), Dr. Edwin Tsui Lok-kin menyatakan musim flu Hong Kong sudah memasuki minggu ke-16 sejak dimulai akhir Juni 2026 dan aktivitasnya masih sangat tinggi tanpa tren penurunan yang jelas. Seorang profesor pengobatan pernapasan dari The Chinese University of Hong Kong bahkan memprediksi puncak wabah akan terus berlanjut hingga November.

Data terbaru sangat mengkhawatirkan:
– Tingkat positif sampel pernapasan di angka 10% – 12%, hampir dua kali lipat dari ambang batas normal 4,94%
– Tingkat rawat inap di rumah sakit publik 0,46 – 0,67 per 10.000 orang, jauh di atas baseline 0,27
– Sudah tercatat 26 kasus berat pada anak, 2 anak meninggal dunia, 2 kritis, 2 serius. Tahun ini juga tercatat 841 orang dewasa masuk ICU atau meninggal, naik drastis dari 490 kasus di tahun 2025
– Virus yang dominan awalnya Influenza A(H3N2) sejak Juni, lalu berganti menjadi A(H1N1) sejak Agustus, inilah yang membuat musim flu lebih panjang
– Sejak sekolah dibuka September, hampir 460 laporan wabah flu di sekolah dengan 2.800 orang terdampak

CHP juga prihatin karena cakupan vaksinasi turun 10% dibanding tahun lalu, padahal lebih dari 80% kasus berat pada anak adalah mereka yang tidak divaksinasi.

Himbauan Resmi CHP: Apa Yang HARUS Dilakukan?
Berdasarkan himbauan resmi Department of Health dan CHP Hong Kong:

1. Segera Vaksinasi
Vaksinasi adalah cara paling efektif mencegah komplikasi berat, rawat inap, dan kematian. CHP mendesak semua kelompok rentan – lansia, anak-anak, dan penderita penyakit kronis – untuk segera vaksin. Antibodi baru terbentuk 2 minggu setelah vaksin. Tahun ini CHP meluncurkan e-consent form via aplikasi eHealth untuk memudahkan orang tua.

2. Jaga Kebersihan Personal & Lingkungan
– Sering cuci tangan pakai sabun cair, terutama setelah bersin, batuk, atau membersihkan hidung
– Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk/bersin, buang tisu ke tempat sampah tertutup, lalu cuci tangan
– Jangan berbagi handuk
– Gunakan peralatan makan terpisah saat makan bersama

3. Pakai Masker dengan Benar
– Saat ada gejala pernapasan, wajib pakai masker bedah dan segera cari bantuan medis
– Jika tinggal dengan kelompok rentan (anak, lansia, imun lemah), pakai masker di rumah untuk mengurangi risiko penularan
– Kelompok risiko tinggi disarankan pakai masker saat ke tempat umum dan transportasi umum

4. Jaga Daya Tahan Tubuh & Ventilasi
– Pola hidup sehat: makan bergizi, olahraga teratur, istirahat cukup, kurangi stres, jangan merokok
– Pastikan sirkulasi udara baik di rumah, buka jendela, nyalakan exhaust fan
– Bersihkan dan disinfeksi rutin permukaan yang sering disentuh

Apa Yang HARUS DIHINDARI?
1. Jangan Remehkan Flu
Dr. Edwin Tsui menegaskan: “Jangan meremehkan flu sebagai penyakit yang sangat sederhana”. Kondisi anak bisa memburuk sangat cepat.

2. Jangan Masuk Kerja / Sekolah Saat Sakit
Jika demam atau ada gejala pernapasan, jangan masuk kerja atau sekolah, hindari tempat ramai, dan segera periksa ke dokter.

3. Hindari Tempat Ramai & Ventilasi Buruk
Hindari mengunjungi tempat ramai dengan ventilasi buruk, terutama di puncak musim flu.

4. Jangan Sentuh Wajah Sembarangan
Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum cuci tangan.

5. Waspada Gejala Bahaya
Orang tua harus segera bawa anak ke UGD jika muncul: sesak napas, mengi, bibir biru, nyeri dada, kebingungan, demam terus-menerus, atau kejang.

Catatan untuk seluruh PMI/ Warga Indonesia di Hong Kong:
Jika majikan atau anak majikan sakit flu, ingat untuk pakai masker di rumah, pisahkan handuk dan alat makan, dan sering lap gagang pintu, remote, dan meja. Jika Anda sendiri demam, segera lapor majikan dan minta izin periksa dokter, jangan dipaksakan kerja. Vaksin flu musiman gratis tersedia di klinik pemerintah dan outreach sekolah.

Program vaksinasi 2026/27 sudah dimulai sejak 17 September 2026 dan outreach di sekolah ditargetkan selesai pertengahan Desember.

Semoga kita semua sehat selalu di perantauan. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply