February 25, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Waspada, Stroke Bisa Menyerang yang Masih Berusia Muda, Begini Gejalanya

2 min read

candid portrait of Asian young handicapped woman with sad and hopeless feeling sitting on the wheelchair alone in the house. handicap and disability concept

JAKARTA – Salah satu penyakit yang bisa menyerang siapa saja yakni stroke. Penyakit satu ini tidak hanya terjadi terhadap orang dewasa saja, tapi juga orang di usia muda.

Dikutip dari halodoc.com, stroke terjadi ketika suplai darah ke bagian otak terganggu atau berkurang, sehingga jaringan otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi. Sel-sel otak bisa mati dalam beberapa menit.

Stroke adalah keadaan darurat medis yang memerlukan perawatan segera dan tepat.

Bagi kebanyakan orang di usia muda, tampaknya mustahil untuk mengalami stroke. Kenyataannya, tidak ada yang namanya terlalu muda untuk terkena stroke.

Meskipun risiko stroke meningkat seiring bertambahnya usia, tapi stroke pada usia muda sangat mungkin terjadi.

Melansir cnbcindonesia.com, berikut beberapa gejala stroke yang patut diwaspadai:

 

  1. Wajah murung

Otot wajah yang melemah secara tiba-tiba di salah satu sisi bisa jadi salah satu gejala stroke.

Dokter bisa mengetahuinya dengan meminta Anda tersenyum atau memperlihatkan gigi Anda. Tapi jika salah satu sisi wajah tak bergerak, itu bisa berarti Anda terkena stroke.

 

  1. Lengan dan kaki lunglai

Ketika terserang stroke, wajar jika salah satu lengan atau kaki, atau keduanya mendadak lunglai, mati rasa atau lumpuh. Bahkan bisa jadi sisi tubuh yang lumpuh berkebalikan dengan bagian otak yang terserang stroke.

Cobalah angkat kedua lengan Anda dengan posisi yang berjajar selama 10 detik saja. Jika salah satu lengan sedikit ke bawah, hal itu dapat mengindikasikan adanya lemah otot, atau salah satu gejala stroke.

Bisa juga dengan membuka kedua mata sambil mengangkat setiap kaki secara bergantian dan lihatlah apakah tingginya bisa sejajar atau tidak.

 

  1. Nyeri

Rasa nyeri bukanlah gejala stroke yang umum, kecuali jika Anda tiba-tiba terserang nyeri di salah satu lengan, kaki, sebagian wajah atau dada maka jangan disepelekan.

Sebuah studi pun menemukan wanitalah yang lebih sering mengalami gejala stroke non-tradisional dibandingkan pria, bahkan angkanya hingga mencapai 62 persen. Dan salah satu di antara gejala yang paling umum adalah rasa nyeri.

 

  1. Gangguan penglihatan atau pandangan kabur

Stroke dapat menyebabkan penglihatan menjadi ganda, kabur atau bahkan hilangnya penglihatan di salah satu mata. Namun gejala ini mungkin tak se menonjol lemahnya otot wajah, lengan dan gangguan bicara yang umumnya lebih sering terlihat pada pasien stroke.

 

  1. Susah bicara dan sering linglung

Stroke juga dapat menurunkan kemampuan seseorang untuk mengekspresikan dirinya lewat kata-kata atau memahami perkataan orang lain.

 

Sejumlah tes sederhana yang dilakukan oleh dokter seperti meminta Anda mengucapkan sebaris-dua baris kalimat dapat memprediksi seberapa besar risiko stroke Anda.

 

  1. Sakit kepala akut

Waspada jika tiba-tiba Anda mengalami sakit kepala akut, bahkan yang mungkin paling buruk selama hidup Anda, karena itu adalah gejala stroke.

Dari sebuah studi yang melibatkan 588 pasien ditemukan orang yang mengalami sakit kepala sebagai gejala awal stroke yang dialaminya cenderung berusia lebih muda dan memiliki riwayat migrain.

 

  1. Pening atau kehilangan keseimbangan

Jika Anda sering mual atau susah berjalan, banyak orang mengira Anda mabuk, padahal bisa jadi Anda terkena stroke.

Nah, itulah beberapa gejala stroke yang bisa saja dialami orang di usia muda. Jadi jagalah kesehatan sejak dini. Semoga bermanfaat.  []

Advertisement
Advertisement