December 4, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Banyak Kasus Infeksi Tidak Diketahui Sumber Penularannya, Hong Kong Perpanjang Pembatasan Sosial

1 min read
Secretary Chief Executive Hong Kong, Matthew Cheung Kin-chung (Foto thestandart.com.hk)

Secretary Chief Executive Hong Kong, Matthew Cheung Kin-chung (Foto thestandart.com.hk)

Prime Banner

HONG KONG – Munculnya kasus baru infeksi corona dengan tidak diketahui sumber penularannya dalam laporan harian menjadi perhatian tersendiri. Tentu saja, dengan tidak diketahuinya sumber penularan, berarti ada bahaya laten yang mengancam, pandemi potensial membesar ketika lengah dan dibiarkan tanpa mengambil tindakan.

Menyikapi hal tersebut, otoritas Hong Kong kemarin (10/11/2020) menyatakan memperpanjang pembatasan sosial selama sepekan kedepan.

Secretary Executive Hong Kong, Matthew Cheung Kin-chung dalam keterangan persnya menyatakan, pembatasan sosial tersebut meliputi kewajiban mengenakan masker di tempat-tempat umum, dan kerumunan tidak boleh lebih dari empat orang. Restoran, warung, kafe, pusat-pusat hiburan dan olahraga yang beroperasi harus menerapkan prosedur pencegahan wabah.

Dalam bulan ini, lanjut Cheung, pihaknya akan meluncurkan aplikasi “Leave Home Save” untuk melacak kontak warga Hong Kong di tempat-tempat yang pernah dikunjungi. Hal ini akan memudahkan otoritas kesehatan setempat dalam mengatasi COVID-19.

Kebijakan lainnya adalah mengizinkan warga Hong Kong yang memenuhi persyaratan tertentu tanpa harus melakukan karantina selama 14 hari sekembalinya dari Provinsi Guangdong, China. Hong Kong juga akan mengimplementasikan kerja sama bilateral “Air Travel Bubble” dengan Singapura.

Pusat Perlindungan Hong Kong (CHP) mencatat, saat ini jumlah kasus COVID-19 di Hong Kong telah mencapai angka 5.380 dengan jumlah kematian 107 orang. []

Advertisement