Berdiri Didepan Penumpang Perempuan, Pria ini Gelar Pameran Alat Setrum Dalam Gerbong MTR Persis Didepan Wajah
2 min read
HONG KONG – Ada ada saja ulah seorang pria paruh baya ini. Entah apa yang sedang mengendap diubun ubunnya, tingkah lakunya saat menumpang kereta menjadi viral setelah direkam kemudian disebar oleh perempuan yang duduk di depannya.
Mengutip berbagai sumber pemberitaan media, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Kamis (27/05/2026) sekira pukul 08:30 pagi di Jalur MTR Tuen Ma.
Perekam video dalam captionnya mengatakan, insiden tersebut terjadi di kereta yang menuju Tuen Mun tak lama setelah ia naik di stasiun Kai Tak. Ia menulis bahwa seorang pria berdiri tepat di depan posisi gerbongnya. Awalnya asyik dengan ponselnya, ia mengaku baru menyadari ada yang salah ketika melihat ke arah stasiun Ho Man Tin.
Menurut keterangannya, pria itu tampak sedang meraba-raba alat setrumnya yang terbungkus celana pendek. Lama kelamaan, alat setrum pria tersebut tampak membengkak dan menyembul dalam celananya hingga menampakan tonjolan seperti tiang tenda komando yang sedang berdiri.
Selanjutnya, aktifitasnya meraba, mengedut ngedutkan tetap terus berlanjut hingga bagian celana pria tersebut basah dibagian yang diduga moncong alat setrumnya berada.
Perempuan tersebut mencium aroma sperma dari celana yang dikenakan oleh pelaku. Sebab posisinya, pelaku berdiri didepan perekam yang duduk.
Perempuan tersebut memperkirakan, jarak antara dirinya, terutama wajahnya dengan bagian alat setrum pelaku yang beratraksi hanya sekitar 30-an cm. Jarak yang cukup dekat dan jelas untuk mengamati detail dan gerakan didalamnya.
Setelah diunggah disosial media warganet Hong Kong, beberapa pengguna sosmed muncul dan menanggapi, bahwa sehari sebelumnmya, pria yang sama juga melakukan aksi serupa di jalur MTR lainnya.
Modusnya sama, memainkan alat setrum tanpa mengeluarkan dari sarangnya, hingga celana pelaku juga basah di bagian yang diduga merupakan moncong alat setrum berada.
Belum diketahui ada atau belum laporan Polisi dari peristiwa ini. Tunggu update selanjutnya. []
