August 28, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Calon PMI yang Terbentur Ongkos Akan Diprioritaskan Mendapat Bantuan Biaya Pemberangkatan

2 min read

JAKARTA – Program pelatihan dan sertifikasi kompetensi calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang digelar Pemkab Klungkung melalui Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Klungkung guna mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Klungkung hampir setiap tahun digelar.

Hanya saja tidak semua peserta yang mengikuti pelatihan ini berujung bekerja ke luar negeri. Keterbatasan biaya membuat sejumlah peserta mengurungkan niatnya bekerja di luar negeri.

erkaitan dengan persoalan itu, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Klungkung berupaya mengatasinya dengan program Bantuan Sosial (Bansos) Biaya Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Bansos ini rencananya akan mulai direalisasikan pada tahun 2027 mendatang. Oleh karena itu, warga kurang mampu Kabupaten Klungkung yang berkeinginan bekerja ke luar negeri, namun terkendala keterbatasan anggaran dapat mengajukan proposalnya.

”Kami sudah sampaikan kepada para perbekel untuk bisa disampaikan kepada warga kurang mampu di wilayahnya,” terang Kadis Ketenagakerjaan, I Nyoman Sidang, Rabu (26/8/2026).

Dijelaskannya, bansos ini diperuntukkan bagi CPMI dari keluarga kurang mampu Kabupaten Klungkung kategori desil 1-5 pada DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) yang akan bekerja ke luar negeri untuk pertama kalinya. Mekanisme verifikasi lapangan dilakukan dengan melakukan pengecekan jumlah usulan dengan biaya yang dikenakan oleh perusahaan penempatan (P3MI) untuk mencegah usulan yang melebihi kebutuhan atau malah sebaliknya. Oleh karenanya besaran bansos akan berbeda tergantung negara tujuan bekerja.

”Karena sifat bantuan sosial, kami mengandalkan status desil 1-5 data DTSEN. Bansos ini tidak hanya untuk CPMI yang mengikuti pelatihan kami, tetapi juga warga kurang mampu lainnya,” terangnya.

Diungkapkannya, sudah ada 9 warga kurang mampu yang mengajukan proposal untuk bisa mendapat bansos ini. Besaran nilai proposal bervariasi, mulai Rp28,4 juta – Rp35,5 juta. ”Masih kecilnya jumlah pemohon kemungkinan karena masih belum banyak yang mengetahui bansos ini,” tandasnya.  []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply