January 28, 2023

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dampak Berhenti atau Lama Tidak Berhubungan Seksual Terhadap Jasmani dan Rohani Seseorang

2 min read

JAKARTA – Bercinta menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan pasangan untuk melepas penat. Biasanya mereka akan melakukannya setidaknya tiga kali dalam sebulan.

Namun karena kesibukan, banyak dari pasangan akhirnya tidak bisa berhubungan seks secara rutin hingga membuat aktivitas hubungan seksual menurun drastis.

Nah, aktivitas seksual yang menurun ini ternyata tidak hanya berdampak pada keharmonisan rumah tangga, tetapi juga fisik setiap orang.

Ada banyak hal yang membuat pasangan menjadi lebih jarang melakukan hubungan seksual, seperti usia, dorongan seksual yang menurun, aktivitas padat dan lainnya.

Mengutip dari Orami.co.id, sebuah studi dari Archives of Sexual Behavior, telah melihat data dari 17.744 orang di Amerika Serikat, 15,2 persen pria dan 26,7 persen wanita melaporkan berhenti berhubungan seks selama setahun. Sementara 8,7 persen pria dan 17,5 persen wanita melaporkan tidak melakukan hubungan seks selama 5 tahun atau lebih.

Bagi orang yang berhenti berhubungan seks dengan pasangannya selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun mungkin tidak melihat efek sampingnya pada fisik dan kesehatan.

Padahal penelitian menunjukkan bahwa hubungan seks teratur dapat memberikan manfaat kesehatan tertentu, termasuk peningkatan fungsi sistem kekebalan tubuh, penurunan tekanan darah, tingkat stres yang lebih rendah dan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

Nah, untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut ini terdapat lima hal yang terjadi pada tubuh kita jika berhenti berhubungan seks, seperti yang dilansir dari laman Detik.com

 

  1. Muncul Rasa Cemas dan Stres

Seks membuat tubuh melepaskan hormon oksitosin dan endorfin yang dapat membantu mengelola efek stres. Oksitosin memiliki manfaat tambahan untuk membantu tidur. Walhasil ketika seseorang berhenti melakukan seks dalam waktu yang lama, mereka akan muncul rasa cemas dan stres.

 

  1. Daya Ingat Menurun

Salah satu hal yang mungkin terjadi imbas jarang bercinta yakni rentan pikun. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering berhubungan seks lebih baik dalam menyimpan ingatannya. Diyakini, seks bisa membantu otak untuk menumbuhkan neuron dan bekerja lebih baik.

 

  1. Sistem Kekebalan Tubuh

Jika seseorang tidak melakukan seks dalam waktu yang lama, kekebalan tubuh akan terpengaruh. Bercinta secara teratur bisa mengurangi frekuensi terkenalnya penyakit seperti pilek dan lainnya.

Sebuah penelitian menyebut orang yang berhubungan seks satu sampai dua kali per minggu terbukti memiliki tingkat antibodi imunoglobulin A yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak melakukan seks secara rutin.

 

  1. Dinding dan Pelumasan Vagina

Bagi wanita yang sudah mengalami menopause, tidak melakukan hubungan seks secara teratur bisa membuat jaringan sekitar vagina menjadi menipis dan memungkinkan untuk terjadinya luka, robek, atau berdarah saat berhubungan seks. Tak hanya itu, perubahan ini akan menyebabkan kekeringan dan iritasi pada vagina sehingga vagina tidak bisa melakukan pelumasan secara alami.

 

  1. Kanker Prostat

Sebuah penelitian besar terhadap 30.000 pria menunjukkan mereka yang melakukan ejakulasi lebih dari 21 kali dalam sebulan memiliki rata-rata peluang yang lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang ejakulasi empat hingga tujuh kali sebulan. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply