Didorong Setelah Lulus Menjadi PMI, Pemerintah Presentasikan Lowongan Kerja Luar Negeri di Depan Mahasiswa
2 min read
JAKARTA – Pemerintah RI melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan edukasi mengenai peluang kerja di luar negeri, prosedur penempatan, dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia kepada mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Selasa (27/10/2026).
Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Peluang Kerja bagi Mahasiswa yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul di Gedung Ahmad Dahlan, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini diikuti 40 mahasiswa dari berbagai program studi dan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Gatot Sugiharto.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari BP3MI DIY, Raisha Noorfithriani, menyampaikan materi bertajuk “Membangun Karier Global: Peluang Kerja, Prosedur Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia”.
Raisha menjelaskan, mahasiswa perlu memahami prosedur penempatan dan aspek pelindungan sebelum memutuskan bekerja di luar negeri. Mereka juga perlu mencari informasi melalui sumber resmi, memastikan proses penempatan sesuai ketentuan, serta memahami hak dan kewajiban selama bekerja di negara tujuan.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memahami perbedaan antara program magang di luar negeri dan bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia. Keduanya memiliki karakteristik, tujuan, dan ketentuan yang berbeda sehingga mahasiswa perlu mengetahui skema program yang akan diikuti.
“Mahasiswa perlu memahami bahwa program magang tidak serta-merta termasuk dalam kategori Pekerja Migran Indonesia. Keduanya memiliki karakteristik, tujuan, dan ketentuan yang berbeda, sehingga penting bagi mahasiswa untuk memahami skema program yang diikuti serta memastikan seluruh prosesnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Raisha.
Menurut dia, pemahaman tersebut penting agar mahasiswa dapat mengenali persyaratan, mekanisme keberangkatan, dan aspek pelindungan sesuai program yang dipilih.
Selain BP3MI DIY, kegiatan tersebut menghadirkan Henny Widiastuti, Pengantar Kerja Ahli Muda Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, serta Nufsan Yudono, Talent Acquisition Supervisor PT Tiga Bintang Sejahtera. Ketiganya memberikan informasi sesuai bidang masing-masing untuk membantu mahasiswa mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, BP3MI DIY mendorong mahasiswa agar mempersiapkan rencana karier secara matang, termasuk jika ingin bekerja di luar negeri. Informasi yang tepat mengenai peluang kerja dan prosedur penempatan diharapkan dapat membantu mahasiswa mengambil keputusan serta menempuh jalur yang sesuai ketentuan.
Sinergi pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha juga diharapkan dapat memperluas akses informasi ketenagakerjaan bagi generasi muda, sekaligus mendorong kesiapan mereka menghadapi persaingan kerja di dalam maupun luar negeri. []
