April 17, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Majikan Perempuan Terkejut, Mengetahui Setiap Bulan Suaminya Mengirimkan Uang ke Mantan PRTnya di Jawa Tengah, Ternyata …

2 min read

JAKARTA – Seorang perempuan bermarga chow (46) mengaku terkejut dan sakit hati mengetahui selama 3 tahun belakangan, suaminya rutin mengirimkan uang ke Ajeng (33) yang merupakan mantan PRT asing yang dulu pernah mereka perkerjakan.

Sepengetahuan nyonya Chow, Ajeng mengakhiri kontrak kerjanya pada November 2019, kemudian pulang ke Indonesia dan sudah tidak pernah ada lagi komunikasi baik dengan dirinya maupun dengan suaminya.

Belakangan, nyonya Chow dibuat terperanjat dan sakit hati, mengetahui sejak Desember 2019 sampai dengan Desember 2023, suaminya rutin mengirimkan uang ke Ajeng yang saat ini sudah pulang dan menetap di kampung halamannya di Jawa Tengah.

Keterkejutan nyonya Chow diperparah setelah dirinya mengetahui, ternyata pas Ajeng memutuskan untuk memutus kontrak kerjanya yang sebenarnya masih kurang 3 bulan, ternyata dalam kondisi hamil, dari hasil hoho hihe dengan suaminya.

Dan pada April 2020, Ajeng melahirkan bayi laki-laki.

Kenyataan yang disembunyikan suaminya tersebut membuat nyonya Chow terguncang.

“Saya merasa benar-benar dikhianati. hampir 6 tahun Ajeng ikut kerja di rumah saya dan sudah saya anggap sebagai keluarga sendiri” keluh Nyonya Chow yang tersebar di sosial media.

Sementara itu, menurut nyonya Chow, suaminya yang telah jujur mengakui bahwa anak yang dilahirkan Ajeng merupakan darah dagingnya mengaku melarang Ajeng untuk menggugurkan kandungannya pada September 2019. Suami Nyonya Chow menyuruh Ajeng untuk pulang ke Indonesia, melahirkan dan dia berjanji akan secara rutin setiap bulan mengirimkan uang untuk kebutuhan bayi dan Ajeng.

“Setiap bulan suami saya mengirim uang mulai dari SGD 2.000 hingga tertinggi pernah sampai SGD 4.000” lanjut nyonya Chow.

Kini, dalam kondisi hati tercabik-cabik, Nyonya Chow meminta saran netizen terkait dengan sikap apa yang harus diambilnya.

“Disisi lain, suami saya memang menginginkan punya anak laki-laki, namun saya tidak bersedia hamil untuk kedua kalinya” pungkas nyonya Chow. []

Advertisement
Advertisement