September 18, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Majikanku “Kolu” Makan Hasil Keringatku

2 min read
PRT Asing di Hong Kong membawa anak asuhannya (Foto Istimewa)

PRT Asing di Hong Kong membawa anak asuhannya (Foto Istimewa)

Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG –  “Min, aku mau curhat, ada hal yang tidak mengenakan menimpa aku, dan mungkin TKW lain di Hong Kong” papar DS saat mengawali percakapan dengan ApakabarOnline.com pada Selasa (24/08/2021) kemarin.

“Kalau saya total selama 9 bulan, majikanku ikut memakan hasil keringatku sebanyak HKD 4.820. Padahal disitu ada jatah dua orang anak yatim, yaitu anakku yang ditinggal suamiku saat bekerja di Malaysia dulu” lanjutnya.

Usut punya usut, ternyata DS sebelumnya pernah bekerja di seorang majikan yang dalam hal hutang piutang tidak beres. Akibatnya, sampai dengan DS keluar dari majikan tersebut pada Maret 2021 silam, ada tanggungan hutang majikan sebanyak HKD 4.820 yang tidak dibayar dan tidak diakui.

“Itu yang sempat keingat dan kecatat lho.” Imbuhnya.

Tanggungan hutang tersebut terjadi saat DS berbelanja untuk kebutuhan rumah tangga majikannya, sering disuruh menggunakan uang DS terlebih dahulu.

MAJIKANKU KEKASIHKU

“Pakai uangmu dulu, nanti aku ganti, begitu kata mantan majikanku” aku DS.

DS menambahkan, janji akan mengganti tersebut berlalu begitu saja sampai dengan tanggal gajian bulan selanjutnya, catatan kekurangan keuangan belanja tidak pernah dibayar.

“Pokoknya mbulet min, jelas-jelas itu kekurangan belanja harian yang saya harus nombok, dia bilang aku tidak becus belanja sampai semahal itu kekurangannya” ungkap DS.

Karena merasa tidak tahan, saat kontrak kerja habis, DS memutuskan tidak melanjutkan di majikan tersebut. Bahkan saat berhubungan dengan Agen DS turut serta membawa catatan keuangan belanja yang tidak diakui majikan.

“Bersyukur, sekarang saya mendapat majikan yang 180 derajat bedanya. Gaji saya dikasih HKD 6 ribu belum termasuk uang libur dan jajan, belanja rumah tangga tidak pelit dan selalu minta saya untuk belanja di pasar modern yang mbayarnya bisa nggesek karena alasan keamanan dan kualitas barang pangan” terangnya.

Seorang PRT Asing yang Disuruh Masturbasi Sampai Orgasme Didepan Majikan, di Pengadilan Menuntut Kompensasi HKD 170 Ribu

DS melanjutkan, pelajaran dari yang menimpa dirinya di majikan sebelumnya dia anggap sebagai ujian yang membuatnya bisa berada di posisi sekarang.

“ujian di majikan sebelumnya, menambah rasa syukur saya mendapat majikan seperti sekarang” katanya.

Bisa jadi, DS hanyalah satu dari sekian banyak PMI di Hong Kong lainnya yang mengalami nasib serupa, majikan turut memakan hasil keringat pekerja rumah tangganya. []

Advertisement
Advertisement