December 6, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Mandiri Sahabatku (1): Menteri Rini Tegaskan Tekad BUMN Dukung Kemandirian PMI

2 min read
-

HONG KONG – Menteri BUMN Rini M Soemarno kembali menegaskan dukungannya terhadap program Mandiri Sahabatku. Ia juga menegaskan, kementerian yang dipimpinnya berkomitmen mendukung upaya menjadikan pekerja migran Indonesia (PMI) mandiri, sebagaimana menjadi tujuan utama program pelatihan kewirausahaan Mandiri Sahabatku yang digagas Bank Mandiri.

“Saya bangga, Mandiri meneruskan program ini. Yang saya dengar, program ini sekarang makin terstruktur dan teman-teman Sahabat Mandiri makin bisa merasakan manfaat dari training-training yang dilakukan Bank Mandiri,” kata Rini di acara penutupan Batch ke-8 Mandiri Sahabatku di Fotress Hill, Hong Kong, Minggu (26/3).

Ia berharap, semua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor perbankan melakukan hal yang sama, sebagaimana sudah dilakukan Bank Mandiri sejak 2011 silam ini. “Kita harus buat ini bersama-sama, sehingga BMI (buruh migran Indonesia) kita nantinya kalau kembali ke Indonesia, betul-betul bisa kita dukung untuk bila mereka ingin melakukan aktivitas mandiri, yaitu usaha baru, mau berwirausaha, mau punya sawah, atau mau punya salon,” ujar Rini.

Dengan dukungan ini, diharapkan PMI betul-betul bisa mandiri dan mampu meningkatkan taraf hidupnya dan keluarganya. Dan kemudian, tidak lagi kembali berangkat ke luar negeri sebagai pekerja migran.

“Kita sebagai BUMN punya komitmen, kita ingin mendukung BMI kita di seluruh dunia. Ke depan, jumlahnya harus terus meningkat. Dalam waktu singkat, bisa menjadi 50 ribu orang di seluruh dunia dan terus makin naik (jumlahnya),” ujarnya.

Penutupan pelatihan Mandiri Sahabatku Batch ke-8 ini sangat spesial. Selain Rini, acara juga dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN) Asman Abnur dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. Juga, para pimpinan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI: Teguh Juwarno, Haekal Bawazier, Azman Natawijaya, dan Sigit Pangarso. Turut hadir, Konsul Jenderal Tri Tharyat. Turut mendampingi Menteri Rini, Komisaris Bank Mandiri Wimboh Santoso, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, serta jajaran direksi dan manajemen bank plat merah tersebut. Acara juga dihadiri beberapa majikan PMI dan sekitar 400 PMI Hong Kong.

Program Mandiri Sahabatku merupakan pelatihan kewirausahaan untuk PMI di luar negeri. Program ini sudah dijalankan sejak Oktober 2011. Diawali di Hong Kong, saat ini program tersebut juga sudah ada di Malaysia dan Korea Selatan. “Melihat semangat BMI yang sangat luar biasa untuk dapat mengubah hidup dan menjadi majikan mandiri, kami berkomitmen untuk terus melanjutkan Mandiri Sahabatku,” kata Kartika Wirjoatmodjo, Dirut Bank Mandiri.

“Hingga saat ini Mandiri Sahabatku telah memasuki tahun ke-6 dan telah diikuti oleh lebih dari 10.000 PMI,” ujarnya.

Kartika menyebutkan, dari program Mandiri Sahabatku telah lahir banyak pengusaha baru yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan dengan berbagai jenis usaha. Antara lain, kuliner, salon, peternakan, pusat kerajinan dan oleh-oleh khas daerah masing-masing.

Ketua Komisi VI DPR Teguh Juwarno mengapresiasi Mandiri Sahabatku. “Semoga program ini bisa berjalan terus, sehingga kawan-kawan BMI kalau pulang ke kampungnya betul-betul bisa menjadi majikan mandiri,” ujarnya. [razak]

Advertisement
Advertisement