July 1, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Menkominfo Apresiasi Peran Perempuan Dalam Pertumbuhan UMKM

2 min read

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyebut selama pandemi Covid-19 makin banyak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berhasil beradaptasi. Menurutnya, kebangkitan UMKM bisa terwujud karena peningkatan daya saing lewat proses digitalisasi, adaptasi digital, dan digital agility.

“Melalui tiga proses tersebut, terang Johnny, nilai ekonomi digital Indonesia selama pandemi Covid-19 di tahun 2020 tumbuh sekitar 11%, yang juga diikuti oleh peningkatan transaksi keuangan digital perbankan Indonesia sebesar 25 hingga 40% di tahun 2020.

“Kita patut bangga bahwa kemajuan tersebut tidak lepas dari peran perempuan sebagai pilar utama dalam pertumbuhan bisnis UMKM yang telah berkontribusi sebesar 60 persen dari total 58 juta UMKM di Indonesia,” kata Johnny dalam keterangannya saat berbicara dalam acara  “Women in Digital Entrepreneurship”, Minggu (24/04/2022).

Mengutip hasil survei Google tahun 2020 dan sesuai laporan Advancing Women in Entrepreneurship, Indonesia memiliki tingkat partisipasi perempuan di bidang kewirausahaan tertinggi di Asia Tenggara.

Meskipun demikian, sambung Johnny, para wirausaha perempuan kita masih menghadapi tantangan berupa kurangnya jaringan bisnis dan keterampilan pemasaran.

“Survei ini juga mengungkapkan fakta bahwa delapan dari 10 perempuan yang sudah atau baru ingin berwirausaha di Indonesia, berkeinginan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam berbisnis,” ujarnya.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Femmy Kartika Eka Putri mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi oleh pewirausaha perempuan.

“Melalui Indeks Pemberdayaan Gender (IPG), kita bisa melihat bahwa peran aktif perempuan dalam ekonomi dan politik masih terbilang rendah. Padahal, pendidikan dan pengembangan kewirausahaan merupakan pilar penting untuk mewujudkan kesetaraan di mana teknologi berperan besar dalam membantu peningkatan partisipasi perempuan dalam sektor ekonomi,” ujarnya.

Dia mengatakan, pemeritah juga telah berupaya mengurangi kesenjangan gender di sektor ekonomi. Bahkan sejalan dengan agenda Presidensi G20 yang mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”, Indonesia menekankan dimensi kesetaraan gender sebagai salah satu bahasan.

“Di Indonesia, jumlah populasi perempuan (49,42%) seimbang dengan jumlah populasi laki-laki (50,58%). Oleh karena itu, tidak akan ada proses pemulihan bersama jika setengah dari populasi yang ada tidak dapat memperoleh akses ekonomi yang utamanya terjadi pada perempuan,” kata Femmy.

Dia juga mengapresiasi Kementerian Kominfo yang telah membuat berbagai kebijakan yang responsif gender. Menurut dia, kegiatan “Women in Digital Entrepreneurship” ini tentunya merupakan salah satu upaya nyata pemerintah untuk memberikan akses bagi meningkatnya partisipasi perempuan dalam ekonomi melalui teknologi digital. []

Advertisement
Advertisement