October 24, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Nasehat Abu Nawas untuk Orang yang Banyak Masalah

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

ApakabarOnline.com – Meskipun dikenal sebagai sosok yang cerdas dan banyak akal, namun tidak membuat Abu Nawas terhindar dari yang namanya masalah. Karena Abu Nawas hanyalah manusia biasa seperti pada umumnya. Kadang mendapat kenikmatan, kadang juga mendapat kesusahan.

Kisah ini berawal saat Abu Nawas kehilangan barang pribadinya yaitu sebuah cincin. Pada siang itu, ia terus mencarinya, mondar-mandir kesana-kemari namun belum juga ditemukan.

Karena melihat sikap Abu Nawas seperti orang kebingungan, akhirnya banyak dari tetangganya yang bertanya sebanarnya apa yang sedang terjadi padanya. Para tetangganya itu datang menghampiri Abu Nawas yang sedang galau itu.

“Wahai Abu Nawas, apakah yang sedang engkau lakukan?”  tanya salah seorang tetangga yang dari tadi hanya melihat Abu Nawas mondar-mandir di halaman depan rumahnya.

“Saya sedang mencari cincin!!” jawab Abu Nawas santai.

Hingga tak terasa para tetangga yang ingin membantu mencarikan cincin Abu Nawas semakin banyak. Mereka juga ikut mondar-mondir, kesana-kemari. Namun usaha mereka tampaknya juga menemui hasil buntu. Karena sudah lama dicari dan tidak ditemukan, akhirnya mereka kelelahan dan merasa bosan sendiri.

“Memangnya cincinmu itu kira-kira jatuhnya di mana?” tanya salah seorang tetangga lain penasaran.

“Seingat saya sih cincin itu jatuh di dalam rumah,” jawab Abu Nawas dengan santai tanpa ragu.

Mendengar jawaban Abu Nawas, seketika itu juga para tetangga yang sedang ikut membantu menemukan cincin itu langsung berhenti. Bahkan tak sedikit dari mereka yang merasa marah dan langsung pergi meninggalkan halaman rumah Abu Nawas. Sedangkan sebagian lainnya tetap berada disitu, mereka masih membantu Abu Nawas.

“Wahai Abu Nawas, jika jatuh di dalam rumah, mengapa engkau mencarinya di luar rumah?” tanya salah satu tetangga yang masih berada disitu.

Akan tetapi Abu Nawas tidak langsung menjawab pertanyaan itu. Ia lalu menghela nafas dan segera memberikan jawaban kepada tetangga itu,

“Wahai saudara-saudaraku, bukankah kita sering melakukan itu? Terkadang, kita mencari penyebab masalah di luar atas berbagai persoalan yang kita hadapi,”.

“Bahkan, kita menyalahkan pihak lain saat ditimpa masalah. Dan menjadikan orang-orang di luar kita sebagai penyebab utama atas persoalan yang melilit diri kita sendiri,” Abu Nawas menambahkan.

Semoga dapat kita mengambil pelajaran dari kisah Abu Nawas di atas. Bahwa setiap masalah yang sedang menimpa hidup kita, harus  dihadapi dan tanpa menyalahkan orang lain sebagai penyebabnya. []

Advertisement
Advertisement