October 24, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Permintaan Tinggi, 20 Ton Ikan Kerapu Indonesia Diekspor ke Hong Kong

1 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

JAKARTA – Sebanyak 20 ton kerapu dari keramba apung di Mandeh Pesisir Selatan, Sumatera Barat di ekspor ke Hong Kong. Ini pertama kali, setelah hampir satu tahun vakum karena pandemi COVID-19.

“Ekonomi dunia mulai bergerak lagi. Permintaan ikan kerapu dari beberapa negara terutama dari Hong Kong mulai masuk sehingga nelayan kembali bergairah,” ungkap Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat melepas ekspor kerapu PT. Andalas Samudra Sejati di Pesisir Selatan, Rabu(13/10/2021).

Wagub menilai potensi kelautan Sumbar masih banyak yang bisa dikelola untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama nelayan.

Tak hanya itu dia juga menyebut permintaan komoditas ikan seperti kerapu dan ikan hias dari beberapa negara masih tetap tinggi sehingga potensi ekspor juga terbuka luas.

“Ke depan kita akan membina lebih banyak lagi nelayan agar bisa memanfaatkan potensi kelautan yang sangat besar sehingga Sumbar juga bisa berkontribusi terhadap nilai ekspor Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu perwakilan PT. Andalas Samudra Sejati, Adi mengatakan jenis ikan kerapu yang diekspor adalah cantik dan cantang yang dipanen dari sekitar 100 lubang keramba.

“Ikan yang diekspor seberat 5 ons hingga satu kilogram,” ujarnya. Nilai ekspor dari 20 ton ikan kerapu tersebut sekitar 150 ribu USD. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply