Matangkan Persiapan Program Peningkatan Kapasitas CPMI 2026
2 min read
JAKARTA – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui serangkaian koordinasi dengan lembaga pelatihan pemerintah maupun swasta di Kota Semarang, Kamis (2/7/2026).
Kepala BP3MI Jawa Tengah didampingi Ketua Tim Kelembagaan dan Pemasyarakatan Program mengawali kunjungan ke Balai Latihan Kerja Jasa dan Pariwisata (BLK JP) Provinsi Jawa Tengah untuk membahas kesiapan pelaksanaan program peningkatan kapasitas bagi CPMI Tahun 2026.
Selain melakukan koordinasi, Kepala BP3MI Jawa Tengah beserta tim juga meninjau sejumlah fasilitas yang akan digunakan dalam pelaksanaan program seperti ruang kelas pembelajaran, ruang praktik, serta sarana dan prasarana pelatihan yang direncanakan menjadi lokasi penyelenggaraan Program Peningkatan Kapasitas bagi CPMI Tahun 2026.
Kasubbag Tata Usaha BLK JP menyampaikan bahwa hasil koordinasi tersebut akan segera dilaporkan kepada Plt. Kepala BLK JP Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya, pihak BLK JP akan memberikan informasi serta tindak lanjut kepada BP3MI Jawa Tengah setelah memperoleh arahan dari pimpinan.
Kepala BP3MI Jawa Tengah, Dewi Ariani, mengungkapkan bahwa Program Peningkatan Kapasitas bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) merupakan salah satu upaya strategis untuk mempersiapkan calon pekerja migran yang memiliki kompetensi, keterampilan, serta kesiapan bekerja sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.
“Program ini bukan hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membekali calon pekerja migran dengan pengetahuan, etos kerja, dan kesiapan menghadapi tantangan di negara penempatan. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan berbagai lembaga pelatihan agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal,” ujar Dewi Ariani.
Usai melakukan koordinasi di BLK JP, Kepala BP3MI Jawa Tengah beserta tim melanjutkan kunjungan ke Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Putra Jaya Mandiri Kota Semarang. Kedatangan rombongan disambut oleh Komisaris beserta Penanggung Jawab BLKLN Putra Jaya Mandiri.
Dalam pertemuan tersebut, pihak BLKLN Putra Jaya Mandiri menyampaikan apresiasi terhadap Program Peningkatan Kapasitas bagi CPMI. Program tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi, keterampilan, kesiapan kerja, serta daya saing calon pekerja migran Indonesia sebelum bekerja di luar negeri.
BLKLN Putra Jaya Mandiri juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan program melalui kolaborasi dan sinergi dengan BP3MI Jawa Tengah. Dukungan tersebut akan disesuaikan dengan kapasitas lembaga serta fasilitas pelatihan yang dimiliki guna mendukung keberhasilan Program Peningkatan Kapasitas bagi Calon Pekerja Migran Indonesia Tahun 2026.
Menurut Dewi Ariani, dukungan dari lembaga pelatihan pemerintah maupun swasta menjadi faktor penting dalam menyukseskan program tersebut.
“Kami mengapresiasi kesiapan BLK JP Provinsi Jawa Tengah maupun BLKLN Putra Jaya Mandiri untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas CPMI Tahun 2026. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan calon pekerja migran Indonesia yang profesional, berdaya saing, dan siap bekerja secara prosedural sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi diri sendiri, keluarga, serta bangsa,” tutup Dewi Ariani.
Melalui koordinasi dengan berbagai lembaga pelatihan, BP3MI Jawa Tengah berharap pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas bagi CPMI Tahun 2026 dapat berjalan secara optimal sehingga mampu menghasilkan calon pekerja migran Indonesia yang kompeten, siap kerja, dan memiliki daya saing tinggi di pasar kerja internasional. []
