July 6, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Serikat PRT Asing di Hong Kong Mengajukan Kenaikan Upah Minimum 30%

2 min read

HONG KONG – Serikat pekerja rumah tangga migran Hong Kong menyerukan peningkatan yang signifikan dalam upah dan tunjangan wajib, dengan alasan bahwa pembekuan upah selama bertahun-tahun dan inflasi tinggi telah mengikis pendapatan riil. Federasi Serikat Pekerja Rumah Tangga Asia Hong Kong (FADWU) mendesak pemerintah untuk menaikkan Upah Minimum yang Diizinkan bulanan saat ini dari HK$5.100 menjadi HK$6.670, atau sekitar 30%. Mereka juga mengusulkan peningkatan tunjangan makanan bulanan dari HK$1.236 menjadi HK$2.770.

FADWU menyatakan bahwa pekerja rumah tangga telah menghadapi pembekuan upah selama 10 tahun dalam tiga dekade terakhir dan mengalami pemotongan tajam pada tahun 2003, sehingga pendapatan bersih mereka berkurang secara signifikan dalam nilai riil. Serikat pekerja tersebut mencatat bahwa inflasi yang terus-menerus di Hong Kong dan Filipina telah memperburuk tekanan keuangan, dengan para pekerja menanggung biaya transportasi, makan, telepon, dan internet pada hari libur sambil juga mengirimkan uang ke rumah untuk biaya sekolah anak-anak mereka.

Mengenai tunjangan makanan, serikat pekerja berpendapat bahwa jumlah saat ini sebesar HK$1.236 sangat tidak memadai, mengklaim bahwa jumlah tersebut hampir tidak cukup untuk membeli mi instan dan roti, dengan beberapa pekerja melaporkan kekurangan gizi sebagai akibatnya. Dengan biaya makan di luar rumah minimal HK$40, serikat pekerja mengatakan beban kerja seharian tanpa nutrisi yang cukup meningkatkan risiko penyakit. Mereka menyerukan transparansi mengenai cara perhitungan tunjangan dan peningkatan pembayaran menjadi HK$2.770 untuk memastikan pola makan yang lebih sehat yang dapat mendukung pekerjaan rumah tangga yang berat.

Kelompok advokasi lainnya, termasuk Badan Koordinasi Migran Asia dan Misi untuk Pekerja Migran, telah mengajukan proposal terpisah untuk menaikkan upah minimum menjadi HK$6.172 per bulan dan menaikkan tunjangan makanan menjadi HK$3.123. Kedua proposal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kondisi kerja bagi tenaga kerja migran domestik di Hong Kong. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply