April 16, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Agar Daya Saing UMKM Purna Migran Meningkat

2 min read

JAKARTA – Migrant CARE Kebumen menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk “Peningkatan Dukungan Sektor Swasta Kepada Usaha Ekonomi Produktif Komunitas Pekerja Migran dalam Pemasaran Produk Secara Online” pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Hotel Trio Azana Style, Kebumen.

Langkah ini diambil sebagai respons atas fenomena migrasi berulang yang dipicu oleh kegagalan pengelolaan modal finansial purna Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Selama ini, pemberdayaan ekonomi purna PMI seringkali hanya bersifat jangka pendek. Padahal, tantangan utama UMKM lokal di era digital terletak pada standarisasi kualitas, branding, dan jangkauan pasar yang masih terbatas pada lingkup lokal.

Kelompok Desbumi (Desa Peduli Buruh Migran) sebenarnya telah menghasilkan berbagai produk unggulan, namun masih kesulitan menembus ritel modern karena kemasan yang belum memenuhi standar industri dan kurangnya sertifikasi.

Koordinator Migrant CARE Kebumen, Syaipul Anas, dalam sambutannya menekankan pentingnya ekosistem pendukung yang berkelanjutan bagi para purna PMI.

“Kemandirian ekonomi purna PMI dan keluarganya di Kebumen tidak bisa hanya mengandalkan bantuan modal semata. Kita perlu membangun sinergi yang kuat dengan sektor swasta (CSR) dan lembaga filantropi untuk mentransformasi produk lokal menjadi komoditas yang kompetitif. Melalui kolaborasi branding dan konten digital yang tepat, kami ingin produk Desbumi bukan sekadar simbol keberdayaan, tapi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi yang dipercaya pasar luas,” ujar Syaipul Anas.

Kegiatan yang didukung oleh program INKLUSI ini melibatkan 32 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari dinas terkait, perbankan, hingga pelaku industri kreatif seperti Humanage Creative dan media.

Fokus utama acara ini adalah membangun kerja sama formal untuk pendampingan sumber daya, meningkatkan nilai jual produk melalui optimalisasi marketplace, serta membangun ruang berbagi (sharing session) antar-koperasi migran guna memperluas skala ekonomi mereka.

Agenda ditutup dengan diskusi mendalam mengenai transformasi produk menuju standar industri serta strategi branding visual yang dipandu oleh Disperindag KUKM Kebumen, INA Mikro, dan anggota Desbumi.

Melalui inisiatif ini, diharapkan produk-produk purna PMI dapat bersaing secara sehat di pasar global dan memberikan kesejahteraan jangka panjang bagi keluarga migran di Kebumen. []

Sumber Kebumen Update

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply