Anak Majikan Tawuran Hingga Berdarah Darah, Seorang PRT Asing Sigap Lakukan Penanganan
1 min read
HONG KONG – beginilah resikonya saat hidup berdampingan dengan teenager, yang mana pada usia tersebut, seorang manusia umumnya sudah tidak mau dianggap anak anak, namun untuk dikategorikan dewasa, mereka masih usia remaja.
Tak hanya secara fisik, secara mental juga sedang berada di fase transisi dengan berbagai bentuk kelabilannya. Jika lingkungan tempat tinggal tidak mampu mengelola perkembangan tersebut, seringkali berbagai bentuk perilaku negatif muncul sebagai sarana mengekspresikan batinnya.
Hal tersebut juga terjadi di sebuah keluarga di Hong Kong, dimana anak kedua anak dari keluarga tersebut terlibat baku hantam dengan menggunakan pisau.
Trlepas dari pemicunya, yang pasti akibat dari ulah tersebut tentu bukan sesuatu yang menguntungkan bagi kedua belah pihak yang berseteru.
Hal ini terungkap saat seorang PRT asing berusia 44 tahun yang bekerja di rumah tersebut menyaksikan keributan antara kedua remaja kakak beradik yang masing masing berusia 14 dn 17 tahun.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19:55 kemarin (10/05/2026) di sebuah unit hunian Waldorf Garden yang terletak di Tuen Lee Street, Tuen Mun.
PRT Asing yang menyaksikan pertengkaran tersebut dan segera mengantar anak laki-laki yang lebih muda keluar dari apartemen, mengambil pisau yang digunakan sebelum menghubungi pihak berwenang.
Petugas yang tiba di lokasi kejadian menemukan remaja berusia 14 tahun itu dalam keadaan sadar tetapi menderita luka di kepala, tangan, dan mata. Ia dibawa ke Rumah Sakit Tuen Mun untuk perawatan. Kakak laki-lakinya ditangkap karena dicurigai melakukan penganiayaan. Digambarkan dalam keadaan gelisah, ia juga dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan. []
