Enam Tahun Ditinggal ke Hong Kong, Seorang Suami Memasukan WIL ke Rumah, Istri Ngamuk Bawa Eskavator
2 min read
SURABAYA – Dipicu rasa kekecewaan yang mendalam, seorang istri di Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, nekat merobohkan rumah yang dibangun dari keringatnya sendiri. Aksi nekat ini dipicu lantaran sang suami diduga berselingkuh dengan wanita lain saat ditinggal bekerja PRT di Hong Kong.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, insiden pembongkaran paksa ini terjadi pada Senin (6/7/2026). Selama bertahun-tahun merantau di Hong Kong, sang istri rajin mengirimkan uang kepada suaminya yang berinisial PR demi membangun rumah impian. Malangnya, setibanya di kampung halaman, ia justru mendapati sang suami diduga menjalin hubungan gelap dengan wanita idaman lain.
Merasa dikhianati, sang istri yang telanjur sakit hati memutuskan untuk menghancurkan bangunan fisik yang didanai dari hasil jerih payahnya sebagai pekerja migran tersebut.
“Gara-gara suaminya diduga selingkuh, rumahnya mau dirobohkan,” ujar Habibi, salah seorang warga setempat yang berada di lokasi kejadian.
Pantauan di lokasi menunjukkan sebuah excavator atau bego sengaja didatangkan oleh sang istri dan telah bersiap di halaman rumah. Pemandangan tak biasa ini langsung memicu perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong datang untuk melihat proses peruntuhan bangunan secara langsung.
Aparat kepolisian pun turun tangan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kapolsek Kedungadem, AKP Suiswanto, membenarkan adanya pengamanan di sekitar lokasi demi menjaga ketertiban masyarakat.
“Kami sudah menyiagakan anggota di lapangan. Terkait perobohan rumah tersebut, sebenarnya sudah ada kesepakatan tertulis antara kedua belah pihak, baik suami maupun istri. Kendati demikian, kami tetap melakukan pengamanan di lokasi,” ujar AKP Suiswanto.
AKP Suiswanto menambahkan, kronologi kejadian memang berakar dari kekecewaan sang istri pasca-kepulangannya dari Hong Kong. Ia mendapati bukti bahwa suaminya telah mendua. Karena tidak ada jalan temu untuk berdamai, keduanya sepakat untuk menghancurkan rumah tersebut.
“Pada intinya, pasangan suami istri ini sudah sepakat untuk merobohkan rumah mereka,” pungkas Kapolsek.
Hingga berita ini diturunkan, ratusan warga tampak masih memadati area sekitar kejadian untuk menyaksikan excavator meruntuhkan dinding-dinding rumah yang menjadi saksi bisu keretakan rumah tangga tersebut. []
