November 30, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Jatuh dari Lantai 4 Apartemen Majikannya, Jenazah Eny Dipulangkan

2 min read

JEMBER – Kabar duka kembali berhembus dari kalangan pekerja migran Indonesia. Adalah Eny Sugiartini, seorang pekerja migran Indonesia asal Desa Patemon Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember Jawa Timur dikabarkan meninggal dunia karena jatuh dari lantai empat apartemen majikannya.

Berdasarkan surat keterangan kematian yang mengiringi kedatangan jenazah almarhumah pada Senin (24/08/2020), Eny dinyatakan meninggal dunia karena jatuh dari lantai empat sebuah apartemen yang terletak di kawasan Kuala Lumpur Malaysia.

Dikutip dari Antara, Direktur Eksekutif LSM Migrant Aid Indonesia M. Kholili menyatakan peristiwa tersebut harus ditelusuri dengan teliti agar terungkap penyebab kematiannya.

“Kami minta pemerintah menelusuri penyebab kematian pekerja migran yang jatuh dari lantai 4 apakah karena kecelakaan kerja atau sebab lain dengan melakukan koordinasi pihak otoritas setempat,” tuturnya.

Menurutnya pemerintah tidak boleh lepas tangan terkait dengan meninggalnya pekerja migran yang penyebabnya tidak jelas seperti yang dialami oleh Eny.

“Tidak ada saksi saat kejadian jatuhnya bu Eny di apartemen karena kejadiannya pagi hari, namun sebenarnya penyebab jatuh bisa dilihat dari CCTV yang berada di apartemen,” katanya.

Ia juga mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jember untuk memperjuangkan hak-hak pekerja migran yang meninggal tersebut dan memberikan hak yang seharusnya diperoleh almarhum beserta keluarganya.

“Pemkab Jember juga harus peduli terhadap pekerja migran yang meninggal itu dan ikut meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Kholili menjelaskan pemakaman pekerja migran asal Desa Patemon itu dilakukan seperti biasa dan tidak menggunakan protokol Covid-19 karena yang bersangkutan meninggal bukan karena virus corona.

Sementara, Kepala Disnaker Jember Bambang Edi Santoso mengaku sudah mengetahui pemulangan jenazah pekerja migran yang meninggal akibat jatuh dari lantai 4 sebuah apartemen di Malaysia.

“Eny Sugiartini sudah 10 tahun bekerja di Malaysia dan pihaknya masih mencari informasi apakah hak-haknya sudah diberikan oleh majikan apa tidak,” tuturnya. []

Advertisement
Advertisement