January 22, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Kavling Karantina Terbatas, Jumlah PRT Asing di Hong Kong Terus Menurun

2 min read
Perburuhan dan Kesejahteraan Hong Kong, Law Chi-kwong (Foto TheStandart.com.hk)

Perburuhan dan Kesejahteraan Hong Kong, Law Chi-kwong (Foto TheStandart.com.hk)

HONG KONG – Situasi pandemi yang melanda dunia saat ini, membuat berbagai sektor kehidupan mengalami hambatan dan terpaksa melakukan berbagai upaya untuk menyesuaikan.

Salah satu sektor yang terdampak adanya pandemi adalah sektor pekerja rumah tangga asing di Hong Kong yang dari sisi kuantitas, jumlahnya terus berkutang.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Perburuhan dan Kesejahteraan Hong Kong, Law Chi-kwong dalam sebuah tulisannya di blog pribadi pada Minggu (02/01/2022) kemarin menyatakan, ada hubungan yang signifikan antara ketersediaan kamar karantina untuk PRT asing dengan jumlah kedatangan PRT asing baru ke Hong Kong saat ini.

Sebagaimana rilis pemerintah Hong Kong sebelumnya, pusat karantina PRT asing di Teluk Penny’s sudah tidak lagi menerima PRT asing untuk menjalani karantina. Dan seluruh PRT asing yang sedang menjalani karantina di tempat tersebut, mulai 4 Januari 2022 secara bertahap akan dipindah ke tempat karantina khusus PRT asing yang baru dibuka yakni Hotel Regala Skycity.

Law menjelaskan, ada 1.138 kamar di hotel tersebut yang bisa digunakan oleh PRT asing untuk menjalani karantina.

Namun, dengan jumlah tersebut, Law mengatakan, jumlah PRT asing baru yang masuk ke Hong Kong masih belum mengalami peningkatan dalam beberapa waktu kedepan.

Law menyebut, jumlah PRT asing di Hong Kong pada dua tahun lalu sebelum pandemi melanda telah menembus angka 400 ribu. Namun terpaan pandemi yang belum reda hingga saat ini membuat jumlah PRT asing berkurang dan saat ini berada di kisaran 350 ribu.

Dia mencontohkan, pada bulan November tahun kemarin saja, selama sebulan, jumlah PRT asing di Hong Kong mengalami penurunan  sekitar 1.400-an orang.

Banyak keluarga/rumah tangga di Hong Kong yang hingga saat ini belum dapat pemenuhan kebutuhan PRT asing karena situasi saat ini. Imbasnya, banyak rumah tangga yang sebelumnya bekerja, salah satu dari anggota keluarga harus merelakan diri untuk berhenti bekerja demi mengurusi urusan rumah tangga.

Dan hal tersebut secara langsung berdampak pada roda perekonomian Hong Kong.

Law menggaris bawahi, sulitnya mendatangkan PRT asing serta semakin menyusutnya jumlah PRT asing di Hong Kong saat ini dikhawatirkan akan berdampak pada pemulihan ekonomi Hong Kong.

Mengutip on.cc, Hong Kong secretary for Food and Health, Sophia Chan menyatakan, pusat karantina teluk Penny’s yang sebelumnya digunakan untuk tempat karantina PRT asing nantinya akan digunakan untuk karantina mereka-mereka yang memiliki riwayat kontak pertama dan kedua dari kasus omicron di Hong Kong.

Karena hal tersebutlah, karantina PRT asing dilakukan ddi beberapa hotel yang ditunjuk. []

Advertisement
Advertisement