OJK Berkomitmen PMI Harus Sejahtera
2 min read
JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Komitmen tersebut khususnya ditujukan bagi para calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu.
Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan bertema “Dorong PMI Indramayu Sejahtera: Sinergi Akses Keuangan dan Kemitraan”. Acara tersebut diselenggarakan pada Rabu, 14 Oktober 2026, bertempat di Swiss-Belinn Hotel, Kabupaten Indramayu.
Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri oleh Pj Sekda Aan Hendrajana yang mewakili Bupati Indramayu. Turut hadir Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib serta Anggota DPR RI Komisi XI Kardaya Warnika.
Jajaran pimpinan lain yang hadir mencakup CEO Regional 3 Bank BJB Asep Wahyu Ismail dan Kepala Disnaker Indramayu Endang Ismiati. Acara ini juga diikuti oleh pimpinan PT BWI Samsul Bahri Siregar serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Indramayu Suprihatini Sri Rajasa.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan kuatnya kolaborasi lintas sektor yang terjalin. Sinergi ini ditujukan untuk memperkuat sistem perlindungan serta pemberdayaan PMI secara menyeluruh.
Para tamu undangan yang hadir meliputi perwakilan Lembaga Pelatihan Kerja, para calon PMI, hingga purna PMI. Sejumlah instansi terkait lainnya juga turut menyukseskan jalannya sosialisasi keuangan tersebut.
Acara dibuka secara resmi oleh Pj Sekda Indramayu Aan Hendrajana yang mewakili Bupati. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah nyata yang diinisiasi oleh pihak OJK.
“Pihak Pemkab mengapresiasi langkah OJK terkait keberlangsungan PMI Indramayu untuk sejahtera,” ujarnya. Lebih lanjut, Pj Sekda menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penawaran investasi ilegal.
Masyarakat diimbau aktif mengecek keabsahan produk dan lembaga jasa keuangan melalui saluran resmi OJK. Warga juga diminta hanya menggunakan produk keuangan dari lembaga yang berizin dan diawasi OJK.
Sementara itu, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menekankan pentingnya kesiapan keuangan bagi para calon PMI. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap transaksi perbankan yang berpotensi merugikan semua pihak.
“PMI merupakan pahlawan devisa yang memiliki kontribusi besar sebagai penggerak ekonomi bagi perekonomian keluarga, daerah, dan nasional. Oleh karena itu, OJK Cirebon mendorong agar para PMI tidak hanya siap secara keterampilan kerja, tetapi juga memiliki literasi dan akses keuangan yang memadai agar mampu mengelola penghasilan secara bijak, aman, berkelanjutan, serta terhindar dari berbagai risiko keuangan,” ujar Agus Muntholib.
Pesan senada disampaikan Anggota DPR RI Komisi XI Kardaya Warnika kepada OJK dan Pemerintah Kabupaten Indramayu. “Kepada pihak OJK dan Pemkab Indramayu agar bisa memfasilitasi kepentingan para PMI agar aman dan sejahtera,” katanya.
Dukungan perbankan turut disampaikan CEO Regional 3 Bank BJB Asep Wahyu Ismail melalui pemberian kemudahan akses layanan. “Pihak perbankan pada dasarnya akan mempermudah proses hingga tahap pencairan,” ujar Asep.
OJK Cirebon bersama TPAKD Indramayu dan LJK terkait akan terus mendorong program inklusi keuangan secara berkelanjutan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pemanfaatan produk dan layanan keuangan dapat dirasakan secara nyata oleh PMI.
Melalui sinergi ini, OJK Cirebon berharap para calon PMI memiliki pemahaman komprehensif dalam mengelola keuangan. Langkah ini menjadi investasi jangka panjang untuk membangun PMI yang cerdas finansial, mandiri, dan berdaya saing. []
