September 17, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Angka Kematian Bertambah, Berikut Situasi Terkini Pandemi Corona di Hong Kong dan Indonesia

1 min read
Dr.Chuang Shuk-kwan dari Hong Kong Centre for Health Protection (CHP) (Foto HK01)

Dr.Chuang Shuk-kwan dari Hong Kong Centre for Health Protection (CHP) (Foto HK01)

Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Setelah sempat melandai, kasus baru yang dilaporkan Hong Kong hari ini (24/12/2020) terpantau mengalami kenaikan signifikan, meskipun jumlah kasusnya masih bertahan di dua digit.

Dalam keterangan persnya, Dr.Chuang Shuk-kwan dari Hong Kong Centre for Health Protection (CHP) menyatakan, dalam 24 jam belakangan Hong Kong menemukan sebanyak 71 kasus baru positif terinfeksi virus corona.

71 kasus tersebut didapat dari 10 kasus impor dan 61 kasus lokal.

Pada 61 kasus lokal, 31 kasus diketahui tertular dari kasus sebelumnya, dan 30 kasus tidak diketahui sumber penularannya.

Sedangkan pada 10 kasus impor, tidak dijelaskan negara sumber atau negara asal kasusnya.

Disamping mengalami pertambahan kasus baru, Hong Kong juga mencatat pertambahan kasus kematian karena infeksi virus corona sebanyak dua kasus.

Hingga hari ini, jumlah seluruh kasus positif corona di Hong Kong telah mencapai 8.425 kasus dengan 135 kematian.

Dari jumlah tersebut, 985 orang diantaranya sedang menjalani perawatan dimana 61 diantaranya dalam kondisi kritis.

Sementara itu, di Indonesia, Hari ini, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali memperbarui jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di Indonesia. Data yang terkumpul pada Kamis (24/12/2020), tercatat penambahan pasien positif 7.199, sehingga jumlahnya kini 692.838 kasus.

Dalam website Kementerian Kesehatan, jumlah pasien sembuh hari ini bertambah 5.277, sehingga menjadi 563.980 orang. Sedangkan korban meninggal karena Covid-19 hari ini bertambah 181 sehingga totalnya menjadi 20.589 orang.

Sehari sebelumnya, Rabu (24/12/2020), jumlah pasien positif corona di Indonesia berjumlah 685.639 kasus dengan 558.703 orang sembuh dan 20.408 meninggal dunia. []

Advertisement
Advertisement