June 25, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Doni Monardo : Keberhasilan Sosialisasi Pandemi Di Tangan Media

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo menyampaikan, 63% keberhasilan pengendalian pandemi berada di tangan media. Buktinya, pengetahuan masyarakat tentang covid-19 maupun pengetahuan masyarakat tentang 3M di atas 65% secara nasional.

“Meskipun, pengetahuan itu tidak paralel dengan tingkat kepatuhan,” jelas Doni saat menerima anugerah medali emas dari Dewan Pers pada acara Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) secara virtual, Selasa (09/02/2021).

Ketua Satgas Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri ini mengatakan, medali emas yang diterimanya bukan untuk dirinya pribadi. Tetapi untuk tim yang telah bekerja sama sejak awal, selama penanganan, dan ke depannya dalam menangani pandemi covid-19.

“Ini bukan medali emas untuk saya pribadi, pers adalah bagian penting yang tidak pernah saya tinggalkan,” ujar Doni.

Doni menyebut medali yang diterimanya sebagai Medali Emas Pentahelix. Pentahelix adalah lima unsur kekuatan dalam pembangunan, yaitu pemerintah/pemerintah daerah, akademisi, pengusaha, komunitas/masyarakat, dan media.

“Tak terkecuali dalam penanganan covid-19, media menjadi salah satu ujung tombak,” kata dia.

Ketua Dewan Pers, M. Nuh menilai Doni Monardo berjasa dan berperan penting dalam membangun kerja sama dengan perusahaan pers dan wartawan melalui sejumlah program terkait sosialisasi penanggulangan pandemi covid-19.

Salah satunya melalui Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP) yang diikuti sekitar 5 ribu wartawan yang berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2020 dan akan dilanjutkan tahun 2021.

Di tempat terpisah, Anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo mengatakan, medali emas Dewan Pers kepada Doni Monardo adalah bentuk penghargaan masyarakat pers Indonesia atas kepedulian terhadap pers.

“Pak Doni telah membantu pers melalui FJPP. Itu sangat membantu dan sangat diapresiasi. Program yang bagus ini harus dilanjutkan,” ujar Agus.

Agus mengatakan, penerima medali emas sebelumnya, antara lain Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo. []

Advertisement
Advertisement