May 12, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Kesehatan Jiwa Mempengaruhi Perlindungan dan Produktivitas PMI

2 min read

JAKARTA – Persiapan pekerja migran tidak lagi hanya menitikberatkan pada kekuatan fisik sebelum bekerja menuju luar negeri. Kondisi kesehatan mental kini menjadi perhatian penting karena mempengaruhi kemampuan beradaptasi selama bekerja jauh dari keluarga.

Kepala Puskesmas Entikong Gatot Setiarno, menjelaskan pemeriksaan kesehatan mental semakin penting dalam mendukung kesiapan pekerja migran Indonesia. Edukasi kesehatan jiwa diperlukan agar pekerja migran mampu menghadapi tekanan kerja dan lingkungan baru secara lebih baik.

“Pemeriksaan kesehatan jangan hanya dilihat dari kondisi fisik saja karena mental juga sangat menentukan kesiapan bekerja. Kami menemukan beberapa kasus pekerja migran mengalami gangguan mental setelah kembali dari negara tujuan,” ungkap Gatot dalam program Obrolan Indonesia Sehat, Pro 1 RRI Sanggau, Jumat 8 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pekerja migran memiliki risiko mengalami stres akibat tekanan pekerjaan serta keterbatasan komunikasi bersama keluarga selama bekerja. Kondisi tersebut dapat memicu kecemasan berlebihan apabila tidak ditangani melalui dukungan sosial dan edukasi kesehatan mental.

“Jangan sampai ketika menghadapi masalah lalu mencari pelarian melalui hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri nantinya. Kesehatan jiwa harus menjadi perhatian bersama karena berpengaruh terhadap keselamatan dan produktivitas pekerja migran,” ujarnya.

Dijelasakn, calon pekerja migran perlu memahami pentingnya membangun komunikasi dengan teman maupun pihak pendamping ketika menghadapi tekanan emosional. Langkah tersebut membantu pekerja migran memperoleh solusi lebih cepat sebelum kondisi mental mengalami gangguan lebih serius.

“Kalau merasa cemas berlebihan, sulit tidur, atau sedih berkepanjangan maka segera mencari pertolongan dan jangan dipendam sendiri. Penting memiliki lingkungan pertemanan agar keluhan kesehatan mental dapat disampaikan dan dicari solusi bersama,” katanya.

Gatot mengajak calon pekerja migran mempersiapkan kondisi fisik dan mental secara seimbang sebelum bekerja menuju luar negeri. Pemahaman kesehatan mental yang baik diharapkan mampu mencegah munculnya persoalan sosial maupun kesehatan selama bekerja. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply