August 20, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Manfaat Berwudhu Sebelum Tidur : Selain Merileksasi Otot dan Mencerahkan Kulit Wajah, Berikut Manfaat Lainnya

3 min read

JAKARTA – Wudhu merupakan cara untuk mensucikan diri dari hadas kecil. Selain untuk mensucikan diri, ternyata wudhu memiliki banyak manfaat kesehatan.

Berwudhu tidak hanya dilakukan saat akan beribadah salat dan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjelang tidur.

Diriwayatkan dari Ibnu Hibban, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap, “Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, karena ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci”, (HR. Ibnu Hibban & Ibu Umar r.a).”

Melansir pikiran-rakyat.com, berikut ini 9 manfaat berwudhu sebelum tidur:

 

  1. Cerahkan Kulit Wajah

Wudhu dapat mencerahkan kulit wajah sebab akan menghilangkan kotoran yang melekat pada wajah sehingga terlihat lebih bersih dan cerah saat bangun pagi.

 

  1. Rileksasi Otot

Berwudhu sebelum tidur berguna untuk merileksasikan otot sebelum beristirahat. Ilmu kedokteran membuktikan, percikan air dalam wudhu adalah cara untuk mengendurkan otot kaku karena lelah beraktivitas seharian, sehingga wudhu sebelum tidur bisa dikategorikan sebagai salah satu cara hidup sehat menurut Islam.

 

  1. Stimulasi Syaraf

Seorang professor bernama Leopold Warner Von Ehrenfels yang merupakan seorang psikiater dan juga ahli dalam bidang neurology dari Austria menyatakan, di saat seseorang berwudhu dengan membasahi dahi, tangan dan juga kaki, maka hal tersebut secara tidak langsung juga akan membangunkan dan menstimulus syaraf pusat dan menjadi cara menenangkan hati.

 

  1. Detak Jantung Stabil

Berwudhu bisa menstabilkan detak jantung dalam keadaan normal. Hal ini sudah diteliti oleh seorang dokter bernama Ahmad Syauqy seorang ahli dalam bidang penyakit dalam dan juga ahli penyakit di London.

 

  1. Didoakan Malaikat

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’”. [HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.].

 

  1. Tidur Nyaman dan Tenang

Wudhu sebelum tidur juga akan memberikan perasaan yang tenang dan lebih rileks khususnya jika juga membaca doa dan zikir sebelum tidur sehingga membuat tidur semakin lebih lelap dan tenang, sekaligus mengatasi susah tidur atau insomnia.

Manfaat wudhu sebelum tidur lainnya, dilansir dari NU online, dapat membuat wajah berseri-seri. Setiap Muslim yang terbiasa berwudhu, akan memberikan bekas pada wajah dan tangannya. Bahkan di hari kiamat nanti, orang yang senantiasa berwudhu wajahnya akan terlihat terang.

Rasulullah SAW menyarankan untuk melebihi tubuh yang dibasuh ketika berwudhu, supaya di hari kiamat nanti terlihat berseri-seri. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam salah satu hadis berikut:

“Sesungguhnya umatku pada hari Kiamat adalah al-ghurr dan al-muhajjalun karena bekas wudhu. Siapa saja yang mampu memanjangkan ghurr-nya maka lakukanlah!,” (HR. Ahmad).

Berwudhu memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan, salah satunya adalah mencegah penyakit kulit. Seseorang yang melaksanakan wudhu sebelum tidur, setidaknya lima kali dalam sehari, bisa menjaga kebersihan kulitnya. Selain itu, wudhu juga efektif menjaga kulit dari berbagai serangan penyakit.

Selain itu, tiap muslim yang berwudhu maka Allah SWT akan mengampuni kesalahan-kesalahannya, mengangkat derajatnya dan akan selalu diberikan kesabaran saat menghadapi perkara yang tidak disenangi. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam salah satu hadis, Rasulullah SAW bersabda:

“Maukah kalian aku tunjukkan kepada kalian atas apa yang membuat Allah menghapus kesalahan dan mengangkat derajat?” Para sahabat menjawab, “Tentu, ya Rasul.” Beliau melanjutkan, “Menyempurnakan wudhu di pagi hari yang dingin, bersabar menghadapi perkara yang tidak disenangi, memperbanyak langkah ke masjid, dan menanti salat setelah salat. Itulah ribath,” (HR. Muslim). []

Advertisement
Advertisement