August 1, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Pensiun Dini Menjadi PMI, Ratih Manfaatkan Pengalaman di Rumah Majikan Untuk Jalankan Usaha Tanpa Modal

1 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

AB – Seorang mantan pekerja migran Indonesia bernama Ratih Rahayu Putri adalah salah satu dari jutaan PMI yang terpaksa pensiun dini karena pandemi.

Tak ingin berpangku tangan sebab roda kehidupan terus berputar, Ratih memutar otak dalam menemukan jalan keluar agar dalam kondisi yang serba dibatasi aturan pandemi, dirinya tetap bisa menghasilkan uang untuk pemenuhan kebutuhan hidup dirinya berikut dua anaknya.

Janda cantik dua anak asal Aceh besar ini kemudian menemukan ide untuk membuka jasa bersih bersih rumah. Berbekal pengalaman menjadi pekerja rumah tangga di luar negeri, Ratih memberanikan diri menawarkan jasa pembersihan rumah secara pada banyak rumah tangga mampu di wilayah tempat tinggalnya.

Usahanya tak mengkhianati hasil, dia kini sudah memiliki 350 pelanggan tersebar di Lhokseumawe dan Banda Aceh.

“Saya terpikir buat usaha tanpa modal. Begitu keluar dari isolasi langsung kerja pada hari pertama,” ucapnya.

Memilik nasib yang sama, Ratih lebih banyak merekrut karyawan janda yang menghidupi anak-anaknya. Adapun jasa yang ditawarkan Ratih di antaranya, mensterilkan kebersihan rumah tangga, mulai dari halaman, perabotan, lantai, dapur hingga kamar mandi.

Ilmu “Ngosek WC” yang didapat dari pengalaman bekerja di rumah majikan dia kemas dan dia tularkan menjadi sebuah jasa profesional.

Dia mematok tarif Rp35.000 di kota Lhokseumawe dan di Banda Aceh Rp75.000 per jam.

“Gaji karyawan yang tadinya Rp15.000 sekarang naik jadi Rp20.000 per jamnya. Alhamdulillah mereka setiap hari kerja maksimal 5 jam,” ucap Ratih. []

Sumber iNews TV

Advertisement
Advertisement