Punya Harta Hasil Kejahatan, Terlalu Betah dan Terlalu Rajin Kerja di Hong Kong, Tidak Membayar Hutang, Lima PMI Hari Ini Dihadapkan ke Persidangan
1 min read
JAKARTA – Kelanjutan dari penanganan kejahatan penipuan online yang melibatkan jaringan dan membuat petugas menangkap belasan orang, hari ini masih berlanjut. Kemarin, seorang PMI dalam kasus ini dihadapkan ke persidangan. Hari ini (20/05/2026), menyambung dari perkara jaringan tersebut, dua PMI lainnya yang terlibat kembali dihadapkan ke persidangan dengan agenda sidang pembelaan.
Kedua PMI tersebut adalah KS dan H. KS terdaftar dengan nomor perkara KCCC 2766/2025 sedangkan H terdaftar dengan nomor perkara KCCC 1081/2026, keduanya disidangkan di pengadilan Kota Kowloon.
Dua PMI lain yang hari ini disidangkan didakwa telah terlalu rajin bekerja dan terlalu betah tinggal di Hong Kong hingga saking betahnya sampai mengabaikan ijin tinggal yang telah kadaluwarsa dan melakukan pekerjaan diluar yang diijinkan visa kerjanya.
Kedua PMI tersebut adalah M dan S. M terdaftar dengan nomor perkara STCC 1660/2026 sedangkan S terdaftar dengan nomor perkara STCC 3060/2026. Kedua PMI tersebut menjalani persidangan di pengadilan Shatin pagi ini.
Adapun PMI kelima yang hari ini berurusan dengan pengadilan adalah EE. EE yang terdaftar dengan nomor perkara TMS 8806/2023 ini didakwa telah gagal melakukan pembayaran tanggungan finansial yang menjadi kewajibannya. EE hari ini disidangkan di pengadilan Tuen Mun dengan agenda putusan.
Semoga kelima PMI yang hari ini menjalani proses hukum dilancarkan langkahnya, mendapat keadilan yang seadil adilnya sesuai dengan amal perbuatan mereka. []
