November 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Hong Kong Bertambah 3, Pertambahan Kasus Baru di Indonesia Semakin Rendah

2 min read
Foto Istimewa

Foto Istimewa

-

HONG KONG – Situasi global pandemi covid-19 di berbagai negara secara umum belum berada di kondisi yang sama. Beberapa negara terpantau telah mengalami penurunan kasus seiring dengan semakin terkendali dan tertanganinya pandemi, namun di beberapa negara, peningkatan kasus baru justru tengah mengalami peningkatan signifikan.

Hong Kong menjadi salah satu negara yang situasi didalam negerinya terkendali dan tertangani, hingga angka penularan kasus positif corona di klaster lokal, tidak ditemukan. Namun demikian angka keseluruhan kasus positif corona tetap mengalami pertambahan lantaran disumbang dari adanya migrasi manusia antar negara.

Hal tersebut dilaporkan oleh Hong Kong Centre for Health Protection hari ini (03/11/2021) yang masih menemukan sebanyak 3 kasus baru dari klaster impor.

3 kasus impor tersebut dibawa oleh 2 pelaku perjalanan dari Inggris dan seorang pelaku perjalanan dari Amerika.

Hingga saat ini, jumlah seluruh kasus positif corona di Hong Kong telah mencapai 12.358 kasus dengan 213 kematian.

Sedangkan jumlah pasien yang masih menjalani perawatan terpantau sebanyak 67 pasien dan secara medis seluruhnya dilaporkan dalam keadaan stabil.

Sementara itu, kasus positif corona di Indonesia berangsur melandai. Namun, jangan gegabah. Disiplin menjalankan protokol kesehatan tetap nomor satu.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Rabu (03/11/2011) ada tambahan 801 kasus baru yang terinfeksi Corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 4.246.174 kasus positif Corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Corona bertambah 814 orang sehingga menjadi sebanyak 4.091.101 orang.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona di Indonesia bertambah 24 orang menjadi sebanyak 143.481 orang.

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 11.592 kasus, berkurang 37 kasus aktif dibanding sehari sebelumnya.

Meski melandai, pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah Corona, dimulai dari menekan angka penularan.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Berdasarkan banyak penelitian, rajin mencuci tangan bisa menurunkan risiko penularan virus, termasuk virus Corona sebesar 35%.

Sementara memakai masker bisa mengurangi risiko penularan virus Corona hingga 45% kalau memakai masker kain. Sementara kalau menggunakan masker medis, risiko penularan berkurang hingga 75%. []

Advertisement
Advertisement