May 18, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Pandemi Tambah Parah, Begini Instruksi Presiden China untuk Hong Kong

2 min read
Tingginya kasus positif pada pandemi covid-19 gelombang kelima di Hong Kong membuat Rumah Sakit Overload pasien (Foto HK01)

Tingginya kasus positif pada pandemi covid-19 gelombang kelima di Hong Kong membuat Rumah Sakit Overload pasien (Foto HK01)

HONG KONG – Orang nomor satu di Republik Rakyat China (RRC) atau Tiongkok, Presiden  Xi Jinping menyikapi situasi pandemi di Hong Kong yang kian parah. Xi mengeluarkan instruksi kepada pemerintah Wilayah Administratif Hong Kong (HKSAR) untuk memprioritaskan penanganan Covid-19 yang saat ini sedang mengganas.

Xi menyampaikan perhatian dan kepeduliannya kepada rakyat Hong Kong dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

Hal itu disampaikan Xi kepada Kepala Eksekutif HKSAR Carrie Lam melalui Wakil Perdana Menteri Tiongkok Han Zheng sebagaimana diberitakan media Hong Kong, Rabu (16/02/2022).

Han kemudian menginstruksikan departemen terkait di Beijing dan Pemerintah Provinsi Guangdong yang bertetangga dengan Hong Kong agar memenuhi permintaan HKSAR berupa peralatan tes PCR, antigen, peralatan kesehatan, pembangunan fasilitas isolasi dan perawatan, kebutuhan dasar masyarakat, dan mengirimkan ahli kesehatan.

Lam menyatakan akan mengikuti instruksi Presiden Xi untuk menjamin keselamatan warga Hong Kong.

Ia mengakui cepatnya gelombang Covid-19 baru-baru ini melampaui kemampuan pemerintahannya.

Pada Rabu (16/02/2022) Hong Kong mencatat 4.285 kasus baru serta 7.000 kasus positif awal.

Sementara itu, beberapa pakar menyarankan agar HKSAR menerapkan kebijakan nol kasus Covid-19 secara dinamis seperti yang dilakukan China daratan.

Kebijakan nol-Covid merupakan satu-satunya jalan keluar yang paling tepat bagi Hong Kong, demikian pendapat pakar yang dikutip media China, dalam menanggapi keraguan pihak-pihak tertentu atas kemampuan otoritas Hong Kong dalam menanggapi lonjakan kasus terakhir.

Namun mantan legislator Hong Kong (LegCo) Jasper Tsang Yoksing mengatakan bahwa daerahnya punya cara tersendiri dalam memerangi pandemi.

Menurut dia, kebijakan nol kasus Covid-19 sangat mahal harganya bagi Hong Kong dan dia sendiri tidak yakin pemerintahannya bisa menerapkannya.

Kebijakan nol kasus bukan saja menjamin kesehatan masyarakat namun akan menjadi ujian politik yang sangat serius bagi pemerintahan HKSAR dalam menghadapi Covid-19. []

Advertisement
Advertisement