June 22, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

PMI Menjadi Salah Satu yang Berhak Menerima Bantuan Program YESS

2 min read

SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan perwakilan Kementerian Pertanian RI terkait laporan pelaksanaan Program Youth Entrepreuneurship and Employment Support Services (YESS) Kabupaten Subang di Lokasi Pusat Pengembangan Ketahanan Pangan Subang – Kecamatan Serangpanjang, Selasa (01/06/2021).

Menurut Direktur Polbangtan Bogor bahwa Program YESS merupakan program yang berkesinambungan yang dalam prosesnya dari awal hingga akhir akan terus dikawal dan mendapatkan pantauan dari para mentor hingga kalangan profesional baik pengusaha maupun mitra pelaksana program.

“Terlibatan Kementerian dan lembaga lain seperti Kemenkop UKM, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Desa, Kadin dan pelaku usaha, tokoh masyarakat dan perbankan.

Mengenai siapa saja yang bisa mengikuti program YESS, Detia menuturkan bahwa pemuda perdesaan di lokasi Program YESS diajukan sebagai calon peserta sasaran dalam hal ini untuk wilayah Jawa Barat adalah Kabupaten Subang, Sukabumi tasikmalaya dan Cianjur. Adapun kriteria penerima program YESS diantaranya: pemuda tani, pengangguran serta pekerja migran Indonesia (PMI).

“Intinya semua anak anak muda yang bisa dan mau diajak.

Untuk meningkatkan pendapatannya melalui pengembangan wirausaha pertanian, ” jelasnya.

Menurut plt. Kepala dinas Pertanian Subang Dra. Nenden Setiawati M.Si tujuan kehadiran pihak Kementerian Pertanian adalah untuk menindaklanjuti laporan hasil pelatihan yang telah berjalan di Kabupaten Subang sejak tahun 2020 yang berjumlah 400 orang.

Target Program YESS yaitu melatih anak-anak muda agar menjadi Sumber Daya Manusia yang diaaplikasikan menjadi wirausahawan muda.

Untuk wilayah Kabupaten Subang Sebanyak 4985 calon CPCL akan mendapatkan pendidikan yang tidak hanya disektor pertanian saja namun di sektor perikanan, peternakan dan UMKM.

Tenaga Honorer Lepas Dinas Pertanian diprioritaskan sebagai narasumber pelatih para CPCL, leading sektor pelatihan ini adalah pusdiklat kementerian pertanian bekerja sama dengan Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) Bogor”, ungkap Nenden.

Sementara itu Bupati Subang Kang Jimat mengungkapkan rasa optimisme nya terkait pelaksanaan Program YESS di Kabupaten Subang akan mampu menarik minat para pemuda dan kaum milenial.

” Untuk terjun ke sektor pertanian dan mampu meningkatkan pendapatan para petani milenial dan siap mendukung kesuksesan pelaksanaan program ini.

“saya support karena sesuai, Apa yang bisa disupport pemerintah daerah, ayo Saya ingin endingnya bisa meningkatkan pendapatan  petani ” tegasnya.

Terkait kerjasama Program YESS di Subang yang dilakukan dengan BB Padi  bahwa dirinya mendukung sepenuhnya dan melalui program YESS ini diharapkan akan muncul para petani milenial Subang yang mampu memajukan dan mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Subang.

Kami   mendukung salah satu potret Penyuluh THL TBPL, Dedi Mulyadi  yang kini menjadi petani milenial dengan beras organik di Subang.

Adapun program YESS akan berjalan mulai bulan Juni yang akan diawali dengan pelatihan Bussines Development Service Provider (BDSP) yaitu unit usaha yang memberi pelayanan bisnis bagi pemuda desa tanggal 2-3 Juni”, pungkas Bupati. []

Advertisement
Advertisement