September 25, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

PRT Filipina dan Bayi yang Diasuhnya Positif Corona Varian Baru, Seluruh Penghuni Building Dievakuasi

2 min read
Suasana di Tower 11, Carmel Cove, Caribbean Coast Tung Chung Hong Kong saat seorang PRT asing di blok tersebut dinyatakan positif corona (Foto HK01)

Suasana di Tower 11, Carmel Cove, Caribbean Coast Tung Chung Hong Kong saat seorang PRT asing di blok tersebut dinyatakan positif corona (Foto HK01)

Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Sebuah peristiwa yang menggemparkan warga penghuni Tower 11, Carmel Cove, Caribbean Coast Tung Chung tadi malam (29/04/2021). Pasalnya, seluruh warga dievakuasi dari gedung tersebut lantaran di gedung tersebut ditemukan seorang PRT asing asal Filipina dan seorang bayi yang diasuhnya positif terinfeksi virus corona varian N501Y.

Informasi yang didapat ApakabarOnline.com menyebutkan, PRT asing asal Filipina berusia 39 tahun tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar Hong Kong, begitu juga dengan bayi berusia 10 bulan yang diasuhnya.

Kepada awak media, Dr. Ronald Lam dari Hong Kong Center for Healthy Protection membenarkan kabar tersebut.

Lam menuturkan, PRT asing asal Filipina diketahui positif terinfeksi varian N501Y setelah pada Jumat (23/04/2021) kemarin mengeluhkan batuk-batuk dan mencari perawatan medis dengan mendatangi praktek dokter pribadi.

Dari tempat praktik dokter tersebut, PRT asing yang mengeluh batuk kemudian diarahkan untuk melakukan pengambilan sampel saliva untuk diuji covid di layanan mobile Tung Chung North Park.

Hasilnya, kemarin keluar dan dinyatakan positif terinfeksi virus corona varian N501Y.

Mengetahui hal tersebut, satgas Covid Hong Kong langsung bergerak cepat melakukan tracing terhadap keluarga majikan tempat PRT asal Filipina tersebut bekerja. Seluruh anggota keluarga diuji covid. Hasilnya, bayi 10 bulan yang sehari-hari diasuh PRT tersebut terdeteksi poditif terinfeksi. Namun kedua orang tua bayi dinyatakan negatif.

Bayi 10 bulan tersebut mengalami gejala diare hingga kemarin (29/04/2021).

Berdasarkan hal tersebut, dengan melibatkan kepolisian dan beberapa tim lainnya, satgas covid Hong Kong akhirnya memutuskan untuk mengevakuasi seluruh warga penghuni blok tersebut untuk di uji dan di karantina.

Sedangkan pada bangunan fisik yang mereka tempati, akan dilakukan sterilisasi sembari dikosongkan untuk durasi waktu tertentu. []

Advertisement
Advertisement