July 24, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Selamat, Usai Konfercab Digelar, PCI NU Hong Kong Berhasil Memilih Ketua Baru

2 min read

HONG KONG – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Hong Kong baru saja menggelar Konferensi Cabang Istimewa ke IV pada Ahad (27/08/2023) kemarin.

Pada acara yang digelar di Aula BNI Admiralty tersebut, forum konferensi berhasil memutuskan berbagai hal strategis untuk satu kepengurusan kedepan. Salah satunya adalah memilih Ketua Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah.

Terpilih untuk mengemban amanah sebagai Ketua Rais Syuriyah adalah Bapak Kiswanto, salah satu aktifis PMI Hong Kong asal Kendal Jawa Tengah.

Sedangkan yang mendapat amanah menjadi ketua Tanfidziyah adalah bapak Suparno, PMI Hong Kong asal Blitar.

Konferensi kemarin berlangsung dengan dihadiri oleh 36 peserta yang memiliki hak pilih dari MWCNU dan Ranting se-Hong Kong.

Joko Harjanto, Wakil Rais Syuriyah Masa khidmat 2021-2023 yang hadir memenuhi undangan Panitia menitipkan pesan, untuk mengemban amanah menjadi ketua NU itu harus jujur dan amanah.

“Bisa berkoordinasi dengan pengurus harian dan cabang cabangnya.

Tidak pilih kasih, komunikasi selalu dijaga.” tuturnya dihadapan seluruh peserta Konfercab pada Ahad (27/08/2023) kemarin.

Joko menambahkan, paling penting lagi, harus punya program yang jelas.

“Dalam dua tahun kedepan NU mau dibawa kemana ? Jangan sampai belum tahu mau melangkah tapi sudah jadi ketua, repot nanti” pungkasnya.

Ketua Panitia Konfercab PCI NU Hong Kong, Puguh Hari Setyawan mengungkapkan rasa syukurnya, acara tersebut berhasil diselenggarakan.

“lni berkat kerjasama seluruh panitia yang sudah di atur kinerjanya tahap demi tahap menuju Hari – H.” jelasnya.

“Harapan Saya kedepan NU Hong Kong Semakin Maju dan mampu memberikan kemanfaat yang luas untuk Jamaah baik Di MWCNU, Ranting dan seluruh Masyarakat terutama PMI Nahdliyin yang ada di Hong Kong.” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Puguh juga menitipkan pesan kepada kepengurusan berikutnya agar melakukan banyak perbaikan di PCINU Hong Kong dengan memperbaiki tata kelola administrasi, memperbaiki perpustakaan dengan mengikuti kaedah perpustakaan yang benar, dan penambahan inventaris media yang sangat berguna.

Mengingat panjangnya jalan perjuangan NU di Hong Kong dari mulai bermarkas tidak tetap, sampai dengan bisa menempati kantor yang layak, besar harapan banyak warga agar dakwah yang disyiarkan kian bisa menebarkan manfaat kedepan. []

Advertisement
Advertisement