June 22, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Darurat Corona, Lonjakan Kasus di Madura Karena Ini

2 min read

BANGKALAN – Madura tengah darurat Covid-19. Pasalnya, salah satu kabupaten di Madura, yakni Bangkalan terjadi lonjakan kasus positif Covid-19.

Per hari Minggu (06/06/2021), ada 25 kasus pasien baru yang positif Covid-19 di Bangkalan, Madura. Kemudian 2 pasien Covid-19 meninggal, dan 17 orang dinyatakan suspek corona di Bangkalan, Madura.

“Awalnya, seminggu dua kasus meninggal, ini kan mempengaruhi zona karena ada rumusnya. Ini lebih dari itu, lebih dari dua. Dan presentasenya begini, dari 10 orang dari 15 orang yang meninggal, setelah dibawa ke rumah sakit (RSUD Bangkalan), kurang dari 24 jam dirawat, namun sudah meninggal,” kata Agus, saat dikonfirmasi, Minggu (06/06/2021).

Ia menyebut, kesadaran masyarakat di Bangkalan memang masih sangat rendah terhadap adanya Covid-19. Pihak rumah sakit juga tidak bisa berbuat banyak karena pasien cenderung enggan memeriksakan kesehatannya ke rumah sakit ketika tidak memiliki gejala berat. “Rumah sakit juga tidak bisa berbuat banyak, tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar Agus.

Ia menilai, melonjaknya angka kasus Covid-19 dan angka kasus pasien Covid-19 meninggal di Bangkalan, Madura ini banyak dipengaruhi oleh perilaku masyarakat sendiri. Menurut dia, masih banyak masyarakat Bangkalan, Madura yang menganggap kebal dengan virus corona penyebab Covid-19 sehingga abai dengan protokol kesehatan serta mengabaikan kondisi kesehatan mereka sendiri.

“Ini kan menyangkut perilaku, tentang nilai-nilai kesehatan. Artinya ketika sakit parah, masyarakat baru datang ke rumah sakit,” kata Agus. Apalagi, rumah sakit di Bangkalan yang menangani pasien Covid-19 hanya ada tiga, yakni RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu dan dua rumah sakit swasta.

Namun, kapasitas BOR di rumah sakit swasta juga terbatas, sehingga mayoritas pasien dibawa ke RSUD Bangkalan. Ketika sudah tidak mampu menampung pasien Covid-19, maka pasien dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.

“Karena yang ditunjuk memang cuma RSUD Bangkalan, tapi pemkab minta dukungan RS swasta, yakni RS Ngudia Husada dan RS Lukas. Itu pun kapasitas bednya terbatas,” kata Agus.

Kini Madura darurat Covid-19, jangan sampai menyebar ke daerah lain. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker. []

Advertisement
Advertisement