November 30, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Keren, Pemerintah Kecamatan Sumpiuh Banyumas Bangun Rel Ganda, Relawan Penjaga Janda

2 min read

JAKARTA – Kreatifitas dalam melaksanakan pembangunan sangat diperlukan demi keberhasilan sebuah program. Utamanya program yang berkaitan dengan pemberdayaan manusia.

Seperti yang dilakukan di Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas ini.

Pemerintah Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah membentuk relawan penjaga janda atau disingkat rel ganda di wilayahnya. Pembentukan relawan tersebut dilakukan  untuk membantu dan melindungi janda- janda di wilayahnya yang mengalami kesulitan ekonomi serta kondisinya yang membutuhkan bantuan.

Camat tersebut adalah Ahmad Suryanto. Dia mengatakan bahwa pembentukan relawan tersebut dilakukan untuk membantu dan melindungi janda-janda tua di Kecamatan Sumpiuh yang mengalami kesulitan ekonomi serta kondisinya tidak terurus. Selama ini, yang dilindungi tentunya bukan janda muda, melainkan janda-janda tua atau lansia, terutama mereka yang hidup sebatang kara. Pasalnya, di wilayah Kecamatan Sumpiuh banyak ditemukan janda tua yang keadaannya mengkhawatirkan. Bahkan jumlah janda di wilayah ini mencapai ribuan termasuk janda tua dan janda muda.

Selain itu, Suryanto memebntuk rel ganda ini juga mendapat masukan dari seorang teman ketika menghadiri pengajian yang ingin membantu janda-janda tua di wilayahnya.  Gagasan ini muncul saat waktu ada kejadian longsor di Desa Banjarpanepen yang mengakibatkan satu rumah rusak hingga rata dengan tanah. Rumah itu milik seorang janda tua beranak satu. Dari situlah Suryanto membuat program rel ganda ini atau relawan penjaga janda.

“Ide rel ganda tersebut  dilaksanakan sebagai langkah pemerintah memberi perhatian lebih terhadap para ibu yang hidup menjanda, baik ditinggal suami, maupun karena ditinggal mati,” kata Suryanto, Senin (07/11/2022).

Sampai saat ini, program rel ganda sudah mulai berjalan dengan menyosialisasikan rencana pembentukan relawan tersebut ke seluruh desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Sumpiuh. Sejumlah relawan terjun langsung dari tahun 2015 hingga saat program ini di buat secara resmi.

Berdasarkan data sementara, di Kecamatan Sumpiuh ada sekitar 500 janda tua. Data tersebut dapat digunakan untuk pengambilan kebijakan, misalnya jika rumahnya tidak layak huni, bisa diusulkan untuk kegiatan bedah rumah.

Sementara untuk menunjang program tersebut, pemerintah Kecamatan Sumpiuh akan bekerja sama dengan perangkat daerah terkait seperti dinas sosial dan dinas kesehatan agar program rel ganda bisa terlaksana.

Inovasi ini terbilang unik dengan mengembangkan program nyata di tengah masyarakat dengan membentuk relganda yang artinya relawan penjaga janda. Relawan penjaga janda ini bertugas membantu para janda yang ada di daerah Sumpiuh ketika membutuhkan bantuan.

Bantuan tersebut berupa prioritas mendapatkan bantuan berupa sembako, mencegah agar tidak tertimba musibah ketika terjadi bencana banjir, tanah longsor bahkan membantu menangani evakuasi. []

Sumber ANTARA

Advertisement
Advertisement