September 26, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

KRL Jogja Solo Diresmikan Presiden, Bukti Negara Hadir Berikan Pelayanan yang Semakin Meningkat

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

SOLO – Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta–Solo hari ini. Waktu tempuh KRL tersebut lebih cepat dibandingkan dengan Kereta Rel Diesel (KRD) Prameks

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan pengecekan langsung layanan KRL Yogyakarta–Solo beserta Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo.

“Saya bersama Dirjen Perkeretaapian melakukan inspeksi pengoperasian KRL yang sudah dioperasikan sejak 12 Februari lalu,” kata Menhub dalam siaran pers yang dikutip, Senin (01/03/2021).

Menurut Budi, KRL adalah angkutan masa depan angkutan massal di perkotaan. Oleh karenanya, kualitas pelayanan yang diberikan harus semakin meningkat.

Dia menuturkan, semenjak beroperasi pada 12 Februari 2021, KRL Yogyakarta–Solo telah melayani 20 perjalanan KRL dalam satu hari dengan adanya penambahan lintasan dari sebelumnya hanya melintasi 7 stasiun, menjadi 11 stasiun dengan jarak 59,337 km. Adapun stasiun yang dia maksud adalah Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Maguwo, Stasiun Brambanan, Stasiun Srowot, Stasiun Klaten, Stasiun Ceper, Stasiun Delanggu, Stasiun Gawok, Stasiun Purwosari, dan berakhir di Stasiun Solo Balapan.

“KRL Jogja-Solo ini adalah yang kedua setelah KRL Jabodetabek. Oleh karenanya pelayanannya diharapkan semakin baik dan saya senang sekali animo masyarakat untuk menggunakan KRL sangat besar,” ungkapnya.

Bukan itu saja, Budi juga mengapresiasi jajaran Ditjen Perkeretaapian dan PT KAI atas beroperasinya KRL Yogyakarta–Solo. Dia berharap masyarakat Yogyakarta, Solo, dan sekitarnya, dapat semakin mudah melakukan mobilitasnya sehari-hari.

Apalagi tambahnya, waktu tempuh perjalanan menggunakan KRL Yogyakarta–Solo yaitu rata-rata 68 menit, atau lebih cepat dibandingkan dengan Kereta Rel Diesel (KRD) Prameks dengan waktu tempuh rata-rata 75 menit.

“Ini bukti negara hadir memberikan pelayanan yang semakin meningkat. Ke depannya diharapkan KRL ini bisa dilanjutkan sampai ke Madiun,” tutupnya. []

 

 

Advertisement
Advertisement